• News

  • Pendidikan

FSGI Kecewa Moratorium UN Batal

Sekretaris Jenderal FSGI Retno Listyarti menegaskan perlunya moratorium UN (Martina Rosa)
Sekretaris Jenderal FSGI Retno Listyarti menegaskan perlunya moratorium UN (Martina Rosa)

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) menyayangkan batalnya moratorium Ujian Nasional (UN) menyusul keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk tetap menjalankan UN dengan berbagai penyempurnaan dan perbaikan. 

"FSGI sangat menyangkan moratorium UN batal," ujar Sekretaris Jenderal FSGI Retno Listyarti saat dihubungi redaksi, Selasa (20/12/2016).

Bagi FSGI, dukungan atas moratorium UN didasari karena sejumlah alasan yang subtantif, bukan teknis sehingga tidak tepat jika UN tetap dilaksanakan dengan sejumlah perbaikan.

Retno kembali menyampaikan, jika perjalanan UN selama 12 tahun terbukti tidak meningkatkan kualitas pendidikan. Fungsi pemetaan UN juga tidak terlihat, yang nyata justru pemetaan ketidakjujuran.

Retno menyatakan, UN yang tidak valid, jelas tidak mampu memetakan persoalan pendidikan, sehingga ada kekeliruan fatal bahwa UN dijadikan sebagai alat ukur segalanya, mulai dari kualitas guru, siswa dan sekolah, indeks kejujuran sekolah, masuk ke jenjang yang lebih tinggi dan lainnya.

Retno sendiri menyampaikan jika dalam waktu dekat, FSGI belum memiliki inisiasi untuk melakukan strategi memperjuangkan kembali moratorium UN.

"Pemerintah harusnya mempertimbangkan hal tersebut sebagai hal yang sangat tidak tepat," tukas Retno.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Lince Eppang