• News

  • Pendidikan

Legislator Apresiasi Pengunduran Diri Rektor UII

Rektor Universitas Islam Indonesia Harsoyo (UII)
Rektor Universitas Islam Indonesia Harsoyo (UII)

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Dadang Rusdiana mengapresiasi mundurnya Rektor Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta, Harsoyo. Menurutnya, tindakan yang dilakukan  Harsoyo menjadi suri tauladan yang baik bagi pendidikan tinggi Indonesia.

“Mundurnya Rektor UII ini merupakan suri tauladan yang luar biasa. Apalagi beliau dikenal soleh, taat beragama dan sederhana. Kalau ada permasalahan, belum tentu dia terlibat langsung,” kata Dadang, seperti dilansir dari laman DPR, Kamis (2/2/2017).

Menurut politisi F-Hanura itu, tak perlu ada kecurigaan bahwa mundurnya Rektor UII ini sebagai bentuk lari dari tanggung jawab permasalahan itu. Apalagi, proses hukum tetap berjalan. Sehingga, jika ada keterlibatan, hukum tetap dapat dikenakan walaupun sudah mundur dari jabatan Rektor.

Ke depannya sebagai bentuk antisipatif, ia meminta perlu adanya regulasi yang mengatur kegiatan organisasi. Apalagi setiap organisasi mempunyai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga, sehingga seharusnya juga memiliki standar operasi dalam menjalankan kegiatannya, salah satunya agar kekerasan tidak terjadi lagi.

Politisi asal dapil Jawa Barat itu pun berharap proses hukum tetap berjalan. Investigasi secara mendalam harus dilakukan, sehingga dapat diketahui oknum-oknum yang terlibat.

Sebagaimana diketahui, Rektor UII Harsoyo, menyatakan mengundurkan diri dari jabatannya, pekan lalu. Harsoyo mengundurkan diri di hadapan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristek) RI Muhammad Nasir dalam rapat tertutup dengan Koordinator Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) wilayah V Yogyakarta. Harsoyo menyatakan mundur dari jabatan orang nomor satu di UII, karena ia merasa bertanggung jawab atas meninggalnya tiga mahasiswa, akibat mengikuti Diksar Mapala UII, beberapa waktu yang lalu.

“Sebagai pimpinan dan tanggung jawab moral, saya mengundurkan diri. Kesalahan mutlak pada pimpinan. Saya memohon maaf sebesar-besarnya karena telah mencoreng nama baik pendidikan Indonesia,” ujar Harsoyo.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Lince Eppang