• News

  • Pendidikan

Terapkan ISP, JIS Kontribusi Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Ilustrasi, Inquistir
Ilustrasi, Inquistir

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Jakarta Intercultural School ( JIS) bersama dengan Yayasan Emmanuel, Mentari School Jakarta dan Dinas Pendidikan DKI Jakarta, hari ini, meluncurkan kerjasama program Innovative Schools Program (ISP). Program yang ditujukan bagi guru-guru dan sejumlah Kepala Sekolah SD Negeri di Jakarta ini merupakan program yang bertujuan untuk meningkatkan dan memperkuat kualitas pendidikan, khususnya bagi sekolah dasar, di Indonesia.

“Sebagai sebuah institusi pendidikan, JIS memiliki perhatian khusus tidak hanya kepada anak-anak yang bersekolah di JIS, namun juga terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia, khususnya Jakarta, melalui pengembangan modul dan metode mengajar yang bersifat interaktif melalui program Innovative Schools Program (ISP) yang diprakarsai oleh Yayasan Emmanuel,” ujar Head of School JIS, Timothy Carr, Selasa (28/2/2017).

Program ISP ini bertujuan untuk memfasilitasi para guru dan Kepala Sekolah untuk dapat mengantarkan kurikulum nasional melalui metode pengajaran yang interaktif, menyenangkan dan lebih memotivasi siswa. Ke depannya, para guru JIS yang terlibat dalam program ini akan melakukan serangkaian pelatihan dan berbagi pengetahuan serta pengalaman kepada guru-guru dan kepala sekolah di SD Negeri yang berada di DKI Jakarta.  

“Kami berharap ke depannya program ISP ini dapat terus dikembangkan dan diperluas jangkauannya ke daerah-daerah lain sehingga dapat memberikan manfaat optimal bagi para tenaga pengajar dan murid-murid di Indonesia,” tambah Timothy.

Wakil Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Drs. H. Bowo Irianto, M.Pd mengatakan hadirnya Innovative School Program (ISP) yang digagas dan dilaksanakan oleh Yayasan Emmanuel, Yayasan Perkembangan Anak Indonesia, Sekolah Mentari dan Jakarta Intercultural School sangat membantu Dinas Pendidikan dalam usaha meningkatkan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan.

“Program ISP sangat membantu Dinas Pendidikan terutama dalam meningkatkan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan melalui kegiatan pelatihan yang interaktif, kreatif, menyenangkan dan memotivasi peserta didik untuk belajar secara efektif dan konstruktif. Program ISP juga memberikan inspirasi bagi unit-unit di Dinas Pendidikan dalam menyelenggarakan pelatihan bagi pendidik dan tenaga kependidikan dengan pendekatan yang diimplementasikan pada program ISP,” kata Bowo.

“Program ISP terbukti mampu memberikan terobosan baru dalam hal teknik belajar mengajar di dalam kelas. Disini guru - guru mendapatkan banyak ilmu untuk mengaplikasikan metode mengajar yang bervariasi dan dapat memotivasi anak didik menjadi lebih kreatif, memiliki rasa ingin tahu tinggi dan fokus terhadap mata pelajaran di sekolah," ujar alumni Program ISP Nanik Setyowati, S. Pd, Kepala Sekolah SDN Lebak Bulus 04 Pagi.

Acara peluncuran program ISP ini dihadiri oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Sesditjen Dikdasmen) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Dr. Thamrin Kasman, S.E., M.Si. dan Walikota Jakarta Selatan H. Tri Kurniadi, S.H., M.Si. yang sekaligus menyaksikan peresmian Gedung F-Module di JIS. Gedung baru F-Module di JIS ini akan digunakan sebagai salah satu sarana dan fasilitas pelatihandan workshop bagi para guru dan kepala sekolah SDN yang menjadi peserta program ISP.

 

 

 

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sulha Handayani