• News

  • Pendidikan

Santri Meninggal di Pondok Pesantren FSGI Akan Lapor KPAI

Ilustrasi, Pariwisatablogspot
Ilustrasi, Pariwisatablogspot

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) melalui Sekretaris Jenderal FSGI Retno Listyarti menyampaikan berita duka, telah wafat seorang santri Al Zaytun kelas 8, karena tenggelam di alkautsar  Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun.

Dikatakan Retno jenazah santri tersebut baru di temukan pada Minggu (5/3/2016) saat adzan ashar, sekitar pukul 15.20 WIB dan terjadi di lingkungan Ponpes Al-Zaytun,  sehingga pihak Al Zaytun dinilai FSGI harus bertanggungjawab atas kematian peserta didiknya.  

"FSGI menyerukan agar kejadian ini harus diusut tuntas oleh pihak berwajib, dan harus menjadi perhatian Kementrian Agama dengan membentuk tim investigasi," kata Retno dalam laporan tertulis yang redaksi terima pada Minggu (5/3/2017). 

Menurut Retno, sekolah atau lembaga pendidikan harus menjadi tempat yang aman dan nyaman buat peserta didik. Maka menindaklanjutinya, FSGI akan melapor ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) untuk ikut mengusut  peristiwa tewasnya seorang santri Al-Zaytun, apakah kecelakaan atau ada kelalaian pihak Ponpes Al Zaytun dalam melindungi peserta didik. 

Dikatakan Retno korban bernama Alfian Sidiq, no induk 20150248, kelas 8 F, tempat tanggal lahir Tangerang, 13 Mei 2003, dan beralamat rumah di Cikupa, Tanggerang.  

"Kronologis peristiwa dan penyebab kematian belum diketahui sampai saat ini," tukas Retno

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sulha Handayani