• News

  • Persona

Begini Perasaan Sutopo saat Bertemu Presiden Joko Widodo

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho bertemu Presiden Joko Widodo
twitter Nugroho @Sutopo_PN
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho bertemu Presiden Joko Widodo

JAKARTA, NNC - Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho akhirnya bisa bertemu dengan Presiden Joko Widodo, bahkan bisa  foto bareng  di ruang kerjanya di Istana Bogor.

Sutopo, mengaku senang bisa berjabat tangan dan bertemu langsung dengan Presiden Jokowi. Pertemuan itu menjadi nikmat yang luar biasa bagi pribadinya. Dia juga menilai, pertemuan dengan Jokowi adalah kado ulang tahun terindah untuknya.

Apa yang dialami dan rasakan itu, tak segan ditulisnya di akun resmi twitternya @Sutopo_PN. "Alhamdulillah, saya bisa langsung bertemu dan berjabat tangan dengan Presiden Jokowi. Sungguh, ini nikmat yang luar biasa. Presiden mendoakan saya segera sembuh dan dapat melayani masyarakat dengan lebih baik. Terima kasih Bapak Pak Jokowi," begitu dia mengungkapkan perasaannya.

"Bahagianya saya bisa berjabat tangan dengan Presiden Jokowi. Berkali-kali saya ingin salaman dengan Presiden saat Presiden berkunjung ke tempat bencana. Tapi tak pernah bisa. Akhirnya terwujud hari ini. Terima kasih teman-teman media. Semoga ini menjadi penyemangat hidup saya," tulisnya dalam cuitan lain.

Dalam kesempatan itu, Sutopo menceritaka bahwa dirinya penyintas kanker paru-paru stadium 4B. "Presiden Jokowi kaget saat saya ceritakan saya sedang sakit kanker paru-paru stadium 4B. Pak Jokowi langsung bertanya, "Kok seperti tidak sakit? Masih setiap hari menjelaskan penanganan bencana dengan semangat?" kata Sutopo menirukan perkataan Jokowi, Jumat (5/10/2018).

@Sutopo_PN : Presiden Jokowi kaget saat saya ceritakan bahwa saya sakit kanker paru-paru stadium 4 saat ini. Masih berjuang untuk hidup saya. "Mengapa masih begitu semangat dan tak terlihat sakit saat menjelaskan bencana di TV?" kata Presiden. Sakit itu saya tahan dan lawan Bapak.

Sutopo mengatakan, meski idap kanker, dirinya tahan sakit itu. Rasa nyeri di tubuh dilawan. Dia merasa harus terus menyampaikan informasi bencana ke media dan masyarakat. Media  selalu menunggu  penanganan bencana, harus cepat dan terus menerus diinformasikan.

"Mohon doanya Bapak Presiden agar sakit saya sembuh. Agar saya bisa melayani masyarakat dengan baik," kata Sutopo.

@Sutopo_PN :  Biarkan apa yang saya lakukan saat ini bisa menjadi penyemangat bagi penyintas kanker yang juga sama berjuang dengan hidupnya. Merasakan sakit, terbatasnya BPJS dan masalah lain. Pasrahkan semua kepada Tuhan YMK. Tapi kita harus tetap semangat, ikhlas, ikhtiar, dan berdoa.

Dia juga merasa senang sekali diberikan foto yang ditandatangani langsung.

"Saya diberikan foto dengan tanda tangan langsung Bapak Presiden. Ini adalah kado terindah saya menjelang ulang tahun tanggal 7 Oktober," kata Sutopo kepada wartawan usai bertemu Presiden di Istana Bogor, Jumat (5/10/2018).

Dalam album foto tersebut tampak tulisan tangan dan tanda tangan Presiden.  Presiden pun memberikan semangat dengan menulis kata-kata yang mengharu biru hati Sutopo.Tulisan tangan itu sendiri berbunyi, "Tetaplah menjadi inspirasi."

@Sutopo_PN : "Tetaplah menjadi inspirasi". Itulah tulisan Presiden Jokowi. Semoga bisa menginspirasi bagi penyintas kanker di negeri ini. Juga menjadi semangat bagi masyarakat. Hidup itu tak selamanya indah. Di saat kita mendapat ujian dari Tuhan, tetaplah sabar, semangat dan selalu berdoa.

Sutopo mengaku senang bisa bertemu dengan Presiden karena sudah kagum sejak zaman masih jadi Wali Kota Solo.

Menurut Sutopo, Jokowi orang yang tak berbelit-belit dan selalu mencari hal yang berbeda dalam menjalankan tugasnya, baik sejak jadi Walikota Solo, Gubernur DKI Jakarta hingga menjadi Presiden.

"Jadi saya mengagumi beliau sejak beliau jadi wali kota sampai sekarang. Banyak nilai-nilai positif dari beliau. Harus kita teladani. Tidak ada manusia yang sempurna ada keburukan. Tetapi jangan kita lihat yang buruk saja, cari positifnya. Itu saja," lanjut dia.

Berbagai cuitan soal bencana yang kerap Sutopo sertakan mention ke Presiden Jokowi, Jusuf Kalla dan salah satunya Raisa. Tujuannya agar followers di twitternya bertambah dan tokoh politik serta seniman terkenal mengetahui bencana, meski Sutopo mengetahui bahwa berbagai akun twitter tokoh-tokoh yang dia mention dikelola oleh staf dan management.

Dlaam kesempatan itu juga, dia mengabadikan pertemuannya dengan Jokowi melalui sebuah video singkat. Sutopo kemudian membangikannya di media sosial pribadi dan menyampaikan kebahagiaan kepada rekan-rekan media.

"Terima kasih teman-teman media yang mewujudkan saya bisa berjabat tangan dengan Presiden. Tanpamu langit tak berbintang. Tanpamu hampa yang kurasa," kata Sutopo.


Editor : Wulandari Saptono