• News

  • Politik

Jokowi Bakal Kampanye di NNT, Antropolog Ini Justru Berpendapat Lain

Ilustrasi capres petahana Joko Widodo saat kampanye
dok.Istimewa
Ilustrasi capres petahana Joko Widodo saat kampanye

KUPANG, NETRALNEWS.COM -- Antropolog Budaya dari Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira) Kupang, Pater Gregor Neonbasu SVD PhD menilai, kehadiran calon presiden petahana Joko Widodo (Jokowi) untuk melakukan kampanye di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), tak akan berpengaruh pada perolehan suara secara nasional.

"Memang sangar tergantung dari isi atau bobot kampanye, cara kampanye dengan gerakan massa, tetapi hemat saya tidak aktual lagi, dan tidak berpengaruh secara nasional," kata Pater Gregor Neonbasu, di Kupang, Minggu (7/4/2019).

Dia mengemukakan pandangan itu, berkaitan dengan kehadiran capres Jokowi di Kupang untuk menggelar kampanye pada 8 April 2019, dan apakah ikut mendongkrak perolehan suara Jokowi secara nasional.

Dilansir dari Antara, hal yang paling pokok adalah mengobati hati masyarakat dan bangsa Indonesia yang nyaris luka oleh karena bias hoaks dan berita-berita fiksi dari kedua calon presiden dan wakil presiden.

"Usaha kita sekarang adalah menjaga keutuhan bangsa. Tidak boleh membiarkan bangsa dan negara terpecah-belah dengan berbagai hoaks dan berita fiksi," ujar Pater Gregor.

Dia mengatakan, kampanye pemilu hanya lima tahun sekali, tetapi kebersamaan, persatuan dan keutuhan bangsa ini adalah hal mutlak yang harus tetap dijaga dalam bingkai NKRI.

"Dan saya melihat begitu banyak berita hoaks dan fiksi yang berkembang di masyarakat, yang mengancam keutuhan bangsa dan negeri ini," ucapnya.

Karena itu, dia mengatakan, seluruh komponen bangsa ini untuk menjaga keutuhan bangsa. Tidak boleh membiarkan bangsa dan negara terpecah-belah dengan berbagai hoaks dan berita fiksi, kata Pater Gregor, menambahkan.

Adapun Pemilihan Presiden 2019 diikuti oleh dua pasang calon. Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo dan Ma'ruf Amin serta pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

Editor : Tommy Satria Ismaya Cahya

Apa Reaksi Anda?