• News

  • Politik

Fahri Hamzah: Kalau Pakai Sistem Amerika, Prabowo-Sandi Menang Mutlak

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah.
Istimewa
Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pendiri Asumsi Iman Sjafei lewat akun Twitternya @imanlagi, mengunggah hasil hitung cepat (quick count) Pilpres 2019 yang dilakukan oleh lembaga survei Charta Politika di 34 Provinsi.

Dari data Charta Politika, pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno unggul di 18 Provinsi. Sementara paslon 01 Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin hanya menang di 16 Provinsi.

Meski demikian, hasil quick count Charta Politika menunjukkan, Jokowi-Ma'ruf memenangkan Pilpres 2019 karena unggul di provinsi dengan jumlah pemilih yang lebih banyak.

Dalam data Charta Politika yang diunggah Imam, khusus untuk Pulau Sumatera, Prabowo-Sandi unggul di hampir semua provinsi. Bahkan untuk Aceh dan Sumatera, Prabowo-Sandi menang mutlak atas Jokowi-Ma'ruf.

Untuk Provinsi Aceh, Prabowo-Sandi meraih 85,51 persen, Jokowi-Ma'ruf 14,49 persen. Sementara di Sumatera Barat, Prabowo-Sandi memperoleh suara 89,68 persen dan Jokowi-Ma'ruf hanya 10,32 persen.

"Wanjay Sumatera Barat! (Emoji tertawa)," cuit Iman, Rabu (17/4/2019) malam.

Unggahan Iman ini dikomentari oleh Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah. Menurutnya, jika pilpres menggunakan sistem seperti di Amerika, maka Prabowo-Sandi menang mutlak atas Jokowi-Ma'ruf.

"Kalau pakai sistem Amerika, @prabowo dan @sandiuno menang mutlak. Sementara di sini kemenangan hanya menimbang pulau Jawa, khususnya Jatim dan Jateng," tulis @Fahrihamzah.

Seperti diketahui, untuk pemilihan presiden di Amerika Serikat, suara pemilih tidak diberikan langsung ke calon presiden, melainkan melalui electoral college.

Menggunakan sistem electoral college, dimana presiden akan terpilih bukan berdasarkan suara rakyat yang langsung diberikan kepada calon presiden, melainkan jumlah alokasi kursi anggota kongres yang terpilih dari setiap negara bagian.

Artinya, setiap orang yang dipilih dewan pimpinan partai di tingkat negara bagian yang menjadi perwakilan daerahnya untuk memberikan hak suara memilih presiden.

Untuk memenangi pemilu, seorang calon presiden Amerika harus mendapatkan minimal 270 dari 538 electoral votes yang ada. Setiap negara bagian memiliki jatah electoral votes yang berbeda.

   

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Irawan.H.P

Apa Reaksi Anda?