• News

  • Politik

Kubu Prabowo: Kenapa Presiden Tak Komentari Kecurangan KPU? Itu Kejahatan!

Koordinator Rumah Aspirasi Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Lieus Sungkharisma
Dokumen NNC/Adiel Manafe
Koordinator Rumah Aspirasi Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Lieus Sungkharisma

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Koordinator Rumah Aspirasi Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Lieus Sungkharisma mempertanyakan alasan Presiden Joko Widodo (Jokowi) belum memberikan pernyataan terkait dugaan kecurangan yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Pilpres 2019.

Hal itu disampaikan Lieus dalam orasi politiknya di acara syukuran kemenangan Prabowo-Sandi yang digelar di Padepokan Pencak Silat TMII, Jakarta Timur, Rabu (24/4/2019) kemarin.

"Kenapa presiden yang sekarang ini gak pernah mengomentari kecurang- kecurangan KPU? Jahat itu, itu kejahatan, karena presiden itu juga sebagai kepala negara yang harus menjaga pilpres adil," ujar Lieus.

Salah satu contoh dugaan kecurangan KPU, menurut Lieus, yakni soal
kesalahan input data C1 ke Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) beberapa waktu lalu, yang oleh KPU  disebut sebagai human error.

Lieus menambahkan, KPU dengan entengnya menyebut bahwa kesalahan itu human error, padahal itu sangat merugikan rakyat yang menginginkan Prabowo-Sandi sebagai presiden dan wakil presiden.

"Tapi asal KPU salah dibilang salah input, human eror, kok enak banget, ringan sekali, yang salah input itu adalah suara-suara rakyat Indonesia yang ingin Prabowo-Sandi jadi presiden," tegas anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi itu.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Nazaruli

Apa Reaksi Anda?