• News

  • Politik

Ini Alasan Kapitra Ingin Jemput Habib Rizieq

Politisi PDIP Kapitra Ampera
Jawa Pos
Politisi PDIP Kapitra Ampera

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Politisi PDIP Kapitra Ampera mengungkapkan alasannya ingin menjemput Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab di Mekkah, Arab Saudi, jika capres-cawapres Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin sudah ditetapkan sebagai pemenang Pilpres 2019 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Menurut Kapitra, keinginannya menjemput Habib Rizieq merupakan bagian dari rekonsiliasi pascapilpres, di mana semua anak bangsa harus dirangkul untuk kembali bersatu, termasuk Habib Rizieq.

"Saya pikir perlu rekonsiliasi. Karena itu, ketika ada yang menang, tentu dia harus merangkul. Jadi selama ini ada yang tertekan, terlukai, termarjinalkan, yang selama ini kontra, harus dirangkul," kata Kapitra kepada netralnews.com, Kamis (25/4/2019).

Dengan begitu, lanjut mantan pengacara Habib Rizieq ini, tidak ada lagi polarisasi dan konflik sosial akibat perbedaan politik, sehingga semuanya bergandengan tangan untuk fokus membangun bangsa.

"Supaya kedepannya kita menciptakan suasana yang kondusif, lebih damai dan bisa bersatu untuk membangun bangsa, untuk mensejahterakan masyarakat. Gak mungkin bangsa ini maju kalau ada konflik-konflik sosial. Ini semua harus diselesaikan, kita harus hadir di dalamnya," ucap dia.

"Saya pikir ini masanya, sudah waktunya untuk semua anak bangsa ini duduk bersama, bersatu dalam NKRI untuk membangun bangsa ini. Itulah motivasinya," jelas Kapitra.

Namun demikian, Kapitra menyebut, semuanya juga tergantung dari Habib Rizieq untuk mau menerima niat baiknya atau tidak. "Harus jelas dulu Pak Jokowi menang. Terus tergantung Habib Rizieq mau gak dijemput. Kalau gak mau dijemput ngapain," tandasnya.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Nazaruli

Apa Reaksi Anda?