• News

  • Politik

Gerindra Bantah Ambulans Isi Batu Milik Seknas Prabowo-Sandi

CEO Sekretariat Nasional (Seknas) Pemenangan Prabowo-Sandiaga, Mohammad Taufik.
Breaking News
CEO Sekretariat Nasional (Seknas) Pemenangan Prabowo-Sandiaga, Mohammad Taufik.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - CEO Sekretariat Nasional (Seknas) Pemenangan Prabowo-Sandiaga, Mohammad Taufik membantah keterlibatan Seknas Prabowo-Sandiaga terkait ambulans bermuatan batu dan amplop yang diberhentikan aparat kepolisian di Jalan Wahid Hasyim.

Diakuinya, Gerindra memang memiliki beberapa ambulans, tetapi ambulans tersebut untuk mengangkut orang sakit, dan bukan batu atau amplop.

"Enggak ada. Masa ambulans bawa batu. Kalau ambulans bawa orang. Gerindra pasti bawa orang," kata Taufik Kamis (23/5/2019).

Menurutnya, jika ada ambulans berlambang Gerindra, kemungkinan dikerahkan oleh kader sendiri. Gerindra DKI sendiri mengklaim tak mengerahkan massa atau terlibat dalam aksi 22 Mei.

"Enggak ada itu. Orang kita aja nggak ngerayain massa dalam aksi 22 Mei," tegas Taufik yang juga ketua DPD Gerindra DKI Jakarta itu.

Sebelumnya Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono mengonfirmasi adanya keterangan sopir ambulance berlabel Partai Gerindra yang membawa batu dan sejumlah benda saat aksi 22 Mei, dini hari terjadi.

Pria bernama Yayan mengaku berprofesi supir diperintahkan partai berlambang kepala burung garuda itu ke Jalan Tjokroaminoto, kantor Seknas Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi.

Ia kemudian bergerak ke Bawaslu sambil mengendarai ambulance tersebut. Hingga akhirnya polisi melakukan pemeriksaan dan ditemukan batu, tanpa ada alat medis sebagaimana ambulance pada umumnya.

 

Reporter : Wahyu Praditya Purnomo
Editor : Widita Fembrian

Apa Reaksi Anda?