• News

  • Politik

Ferdinand: Yang Saya Lakukan Hanya Menjaga Bangsa Ini Dari Tangan Para Rampok!

Kepala Divisi (Kadiv) Advokasi dan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean.
Twitter @Ferdinand_Haean
Kepala Divisi (Kadiv) Advokasi dan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Kepala Divisi (Kadiv) Advokasi dan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean mengaku, banyak yang bertanya soal di pihak mana ia saat ini, serta ada tidaknya rencana untuk pindah partai.

Menanggapi pertanyaan-pertanyaan demikian, Ferdinand menjawab bahwa dirinya berada di pihak rakyat. Sementara soal partai, ia menyebut jika semua parpol sama karena mengusung kepentingan.

"Banyak yg bertanya, sebetulnya sampean dipihak siapa? Ada jg yg bertanya, ngga kepikiran pindah partai?" tulis Ferdinand di akun Twitternya, @FerdinandHaean2, dikutip netralnews.com, Senin (27/5/2019).

"Jawabannya, sy dipihak rakyat krn HANYA RAKYAT YG TAK NAFSU BERKUASA. Semua Partai itu mengusung kepentingan, jd sama sj. INI SOAL HATI, SOAL NURANI, SOAL BERPIHAK PD BANGSA," katanya.

Ferdinand menegaskan, loyalitas dirinya hanya bagi bangsa, dan yang ia lakukan adalah semata-mata untuk menjaga bangsa ini dari tangan para rampok.

"Dimanapun saya, kapanpun waktunya, loyalitas saya hanya kpd bangsa. Yg sy lakukan hanya utk menjaga Bangsa ini dr tangan para rampok. Baik itu rampok demokrasi, rampok ekonomi, rampok keadilan, rampok peradaban dan rampok ideologi," tandasnya.

Seperti diketahui, di Pilpres 2019, Partai Demokrat tergabung dalam Koalisi Adil Makmur yang mengusung capres- cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Dan Ferdinand menjadi anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi. Namun pada pada Minggu (19/5/2019), Ferdinand menyatakan berhenti mendukung paslon 02 itu.

Menurut Ferdinand, alasan ia berhenti  mendukung Prabowo-Sandi karena warganet (netizen) yang ditenggarai merupakan pendukung paslon 02, telah membully istri Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ani Yudhoyono yang kini dirawat di National University Hospital, Singapura, karena sakit kanker darah.

"Pagi ini, sy menemukan bullyan yg sgt tdk berperi kemanusiaan dr buzzer setan gundul yg mengolok Ibunda Ani yg sedang sakit. Sikap itu sangat BRUTAL," tulis FerdinandHaean2, Minggu (19/5/2019).

"Atas perilaku brutal buzzer setan gundul itu, saya FERDINAND HUTAHAEAN, saat ini menyatakan BERHENTI MENDUKUNG PRABOWO SANDI," tegasnya.
   

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Irawan.H.P