• News

  • Politik

Politisi Senior Demokrat Tak Setuju Pembubaran Koalisi

 Ketua Koordinator Presidium GMPPD, Max Sopacua.
KumbaNews
Ketua Koordinator Presidium GMPPD, Max Sopacua.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Sejumlah politisi senior Partai Demokrat (PD) yang tergabung dalam Presidium Gerakan Moral Penyelamatan Partai Demokrat ( GMPPD) tidak setuju dengan pernyataan Wasekjen PD Rachland Nashidik yang mengusulkan agar kedua capres, Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto membubarkan masing-masing koalisi parpol untuk Pilpres 2019.

Menurut Ketua Koordinator Presidium GMPPD, Max Sopacua, pihaknya tetap berada dalam koalisi 02 dan akan terus berjuang bersama Prabowo-Sandi secara konstitusional, termasuk menghadapi sidang sengketa Pilpres 2019 Mahkamah Konstitusi (MK). 

"Bagaimana posisi Demokrat dalam menyikapi usulan membubarkan koalisi di 01 dan 02? Kami pada awal kemunculan di berita (soal keluar koalisi), kami sampaikan tidak setuju dengan cara itu," ujar Max dalam jumpa pers di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (13/6/2019).

"Kami mendukung statemen dari Sekjen Demokrat saudara Hinca Pandjaitan, bahwa Demokrat tetap di dalam 02 sampai persoalan-persoalan di Mahkamah Konstitusi itu selesai. Karena Demokrat selalu mengikuti konstitusional," ujarnya.

Max menjelaskan, keputusan Demokrat mendukung Prabowo-Sandi dilakukan melalui rakernas dan polling untuk mengetahui pendapat dari dewan pimpinan cabang (DPC) PD se-Indonesia, sehingga jika mencabut dukungan tersebut, maka harus secara resmi dan diketahui oleh seluruh DPC, bukan lewat pernyataan sepihak seperti yang dilakukan Rachland lewat medsos.

"Ketika partai ini mendukung pada Prabowo waktu itu, kita melakukan rakernas dan melakukan polling di seluruh DPC di Indonesia, 62 persen DPC itu menginginkan kita bergabung dengan 02. Jadi kalau itu dicabut harus ada juga surat keputusan yang diketahui oleh teman-teman di daerah di seluruh Indonesia," tegas Anggota Majelis Tinggi PD itu.

Sebelumnya, Rachland Nashidik lewat akun Twitter-nya, mengusulkan kepada Jokowi dan Prabowo untuk segera membubarkan koalisi masing-masing.

"Pak @prabowo, Pemilu sudah usai. Gugatan ke MK adalah gugatan pasangan Capres. Tak melibatkan peran Partai. Saya usul, Anda segera bubarkan Koalisi dalam pertemuan resmi yang terakhir. Andalah pemimpin koalisi, yang mengajak bergabung. Datang tampak muka, pulang tampak punggung," tulis @RachlandNashidik, Minggu (9/6/2019).

"Anjuran yang sama, bubarkan Koalisi, juga saya sampaikan pada Pak @jokowi. Mempertahankan koalisi berarti mempertahankan perkubuan di akar rumput. Artinya mengawetkan permusuhan dan memelihara potensi benturan dalam masyarakat. Para pemimpin harus mengutamakan keselamatan bangsa," katanya.

 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Widita Fembrian