• News

  • Politik

Makin Gaduh! Ketua DPP PD "Serang" Hinca dan Singgung SBY

Ketum PD SBY dan Sekjen Hinca Pandjaitan
dok.medcom
Ketum PD SBY dan Sekjen Hinca Pandjaitan

JAKARTA, NETRALNEWS.COM -- Ketua DPP Partai Demokrat (PD) Subur Sembiring dengan tegas mengatakan bahwa amanat yang diberikan oleh Ketum PD Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kepada Sekjen Hinca Pandjaitan telah menyalahi AD/ART partai.

"Yang perlu saya sampaikan kepada seluruh kader PD, secara konstitusional partai, jika seorang ketum berhalangan, seharusnya memberikan mandat kepada salah satu Waketum DPP PD," katanya, Minggu (16/6/2019). "Ketika mandat diberikan kepada seorang sekjen, maka sesungguhnya hal ini telah menyimpang dari konstitusional partai," sambungnya.

Tak hanya itu, Subur menyebut Hinca tidak pernah menyampaikan arahan atau menggelar rapat bersama pejabat partai lainnya.

"Selama empat bulan sekjen menerima amanah tersebut kita ketahui, saya sebagai Ketua DPP PD, tidak pernah ada rapat-rapat menyangkut soal kegiatan internal PD dan tidak pernah ada juga petunjuk-petunjuk langsung yang beliau sampaikan tentang bagaimana seorang pelaksana harian PD menjalankan roda organisasi dan membesarkan PD," tegasnya.

"Tapi sebagai pelaksana harian, Sekjen DPP PD Hinca Pandjaitan saya harus katakan Anda tidak berbuat apa-apa."

Kendati demikian, Subur memberikan pujian kepada Ketua Kogasma PD Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang dinilai berhasil memimpin PD menghadapi Pileg dan Pilpres 2019.

"Saya salut dan bangga kepada Pak AHY sebagai Ketua Kogasma merespons pileg dan pilpres ketika menerima amanah itu. Nyata betul perjuangannya juga untuk membantu teman-teman caleg dalam hal petunjuk-petunjuk yang diberikan," sebut Subur.

Ia kemudian kembali mengingatkan soal konstitusi PD. Menurut Subur, loyalitas bukan sekadar diukur dari kemauan seseorang mengikuti perintah.

"Kita semua harus berpijak kepada konstitusonal partai. Jangan bertindak atas egoisme kita. Jangan bertindak bahwa kita yang paling loyal kepada Pak SBY. Loyalitas itu tidak hanya sekadar mengikuti kemauan ketum. Tapi loyalitas terletak pada bagaimana kita melaksanakan konstitusional partai secara murni dan konsekuen. Pak SBY telah mengatakan berulang kali bahwa kita harus taat konstitusi," tandasnya.

Sebelumnya, SBY sebagai Ketum PD telah memberikan mandat kepada Hinca untuk melaksanakan tugas harian DPP PD. Selain itu, SBY juga mengamanatkan Komandan Kogasma PD, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), untuk memimpin pemenangan pemilu PD.

Hal ini dilakukan oleh SBY karena dirinya tidak bisa fokus dalam pemenangan PD di Pemilu 2019 ketika Ibu Ani Yudhoyono dalam perawatan penyakit kanker darah di Singapura.

Editor : Tommy Satria Ismaya Cahya

Apa Reaksi Anda?