• News

  • Politik

Elit PD Silang Pendapat Soal Koalisi di Kubu Prabowo, Ini Komentar Politisi Gerindra

 juru bicara BPN Prabowo-Sandi, Andre Rosiade.
Netralnews/Adiel
juru bicara BPN Prabowo-Sandi, Andre Rosiade.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Sejumlah elit Partai Demokrat (PD) beda pendapat terkait keberadaan PD dalam koalisi Indonesia Adil Makmur yang mengusung capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019.

Kubu Wasekjen PD Rachland Nashidik dan Andi Arief, serta Ketua Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum PD Ferdinand Hutahaean merasa tak sejalan dengan koalisi hingga meminta Prabowo membubarkan koalisi. Bahkan Ferdinand telah lebih dulu menyatakan berhenti mendukung Prabowo-Sandi.

Sementara beberapa politisi senior PD yang tergabung dalam Presidium Gerakan Moral Penyelamatan Partai Demokrat (GMPPD) dan diketuai oleh Anggota Majelis Tinggi PD Max Sopacua, menyatakan akan tetap berada dalam koalisi 02 dan terus berjuang bersama Prabowo-Sandi hingga sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK) selesai.

Menanggapi silang pendapat elit PD soal keberadaan mereka di koalisi, juru bicara BPN Prabowo-Sandi, Andre Rosiade mengatakan, pihaknya tidak ingin ikut campur dalam urusan internal PD.

"Pertama kami tidak ingin mencampuri urusan rumah tangga Partai Demokrat, sepenuhnya tentu urusan internal Partai Demokrat, tidak elok kami mencampuri urusan rumah tangga Partai Demokrat," kata Andre kepada netralnews.com, Jumat (14/6/2019).

Menurut Andre, pihaknya menerima apapun yang menjadi keputusan PD. Kalaupun partai yang dipimpin oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu ingin keluar dari koalisi Indonesia Adil Makmur, Andre berharap agar semunya dibicarakan dengan baik-baik.

"Yang jelas kami menerima apapun sikap Demokrat. Kalau misalnya Demokrat ingin bersama kami tentu kami apresiasi, kami mengucapkan alhamdulillah berterima kasih," ucap dia.

"Tapi kalaupun Demokrat ingin keluar dari koalisi juga haknya Partai Demokrat. Yang penting pamitlah baik-baik, bicaralah baik-baik. 'Kami pamitan, keluar, pindah koalisi," sambung Andre.

Namun, lanjut politisi Partai Gerindra ini, jika PD memilih tetap berada dalam koalisi, maka elit berlambang bintang mercy itu harus menjaga etika dan mengikuti aturan yang ada.

"Tapi kalau di dalam ya tolong jaga etika. Kalau ada kritik, saran, masukkan disampaikan di forum internal bukan di media sosial. Tolong ikut aturan, seluruhnya mengikuti aturan. Harapan kami tentu teman-teman Demokrat ikut aturan," pungkas Andre.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sulha Handayani

Apa Reaksi Anda?