• News

  • Politik

TKN-BPN Kompak Sebut Rekonsiliasi Jokowi-Prabowo Sesudah Sidang MK

TKN-BPN kompak sebut rekonsiliasi Jokowi-Prabowo sesudah sidang MK.
Netralnews/Adiel
TKN-BPN kompak sebut rekonsiliasi Jokowi-Prabowo sesudah sidang MK.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Rekonsiliasi pasca Pilpres antara capres petahana Joko Widodo (Jokowi) dan capres 02 Prabowo Subianto, diyakini bakal terwujud setelah sidang sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK).

Keyakinan akan adanya rekonsiliasi Jokowi-Prabowo setelah sidang MK ini, disampaikan oleh juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ru, Razman Arief Nasution dalam diskusi bertajuk 'Sidang MK dan Kita' di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (22/6/2019).

"Ya kita lihat saja. Tapi saya kok yakinnya nanti itu akan ada pertemuan setelah sidang MK, setelah sidang MK barulah kita yakin bahwa pertemuan itu akan ada. Sebelum itu barangkali belum. Kita ingin dua tokoh ini ketemu, supaya adem di bawah," kata Razman.

Senada dengan Razman, juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Hendarsam Marantoko yang juga menjadi narasumber dalam diskusi tersebut mengungkapkan, soal rekonsiliasi antar capres, pihaknya mengacu pada putusan MK.

"Kami patokannya adalah putusan MK. Jadi kita menghormati proses hukum yang ada, jangan sampai juga dari sisi kita apabila ada pertemuan sebelum itu, kita seolah-olah tidak menghormati proses hukum yang sedang berjalan," ujar Hendarsam.

"Saat ini juga Pak Prabowo sedang tidak berada di Indonesia kan, sedang di Jerman untuk urusan bisnis kan. Jadi memang belum ada pertemuan, dari info yang saya dapat dari ajudan-ajudan Pak Prabowo, belum ada pertemuan sama sekali," ucap dia.

Menurut Hendarsam, saat ini pihaknya fokus pada proses sidang sengketa Pilpres 2019 di MK, dan setelah putusan  perkara tersebut pada 28 Juni 2019, barulah pihaknya memikirkan soal rekonsiliasi. Itupun, lanjutnya, akan dikembalikan kepada keputusan Prabowo.

"Karena memang kita membatasi diri, menjaga diri. Karena gini, kalau pertemuan itu dilakukan maka macam-macam nanti, jadi esensi dari proses MK ini menjadi hilang. Kita ingin fokus dulu disana," paparnya.

"Nanti setelah itu, kita kembalikan ke Pak Prabowo. Dan Pak Prabowo sangat teruji sebagai seorang negarawan yang tentunya lebih mementingkan kepentingan bangsa dan negara dibanding kepentingan pribadinya sendiri," jelas Hendarsam.

Saat ditanya apakah bisa dipastikan rekonsiliasi antara Jokowi-Prabowo akan dilakukan setelah sidang sengketa Pilpres di MK, Hendarsam menjawab "Pasti, saya jamin."

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sulha Handayani

Apa Reaksi Anda?