• News

  • Politik

Analisa Pengamat, Gugatan 02 Ditolak Akan Timbul Gejolak Politik

Karyono Wibowo
foto: sebarcom
Karyono Wibowo

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pengamat politik Karyono Wibowo mengatakan, semua pihak harus menghormati putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa hasil Pilpres 2019. 

"Siapapun harus konsisten bahwa putusan MK adalah final dan mengikat. Apalagi Negara Indonesia adalah Negara hukum," kata Karyono dalam keterangan tertulis yang diterima netralnews.com, Rabu (26/6/2019). 

Karyono berpendapat, apapun putusan MK, baik itu mengabulkan, menolak, maupun menerima sebagian gugatan pihak capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, tetap menimbulkan gejolak politik. 

"Menurut saya tetap masih akan menimbulkan gejolak politik. Seandainya gugatan kubu 02 ditolak oleh MK, tentu saja masih ada gejolak politik meski tidak terlalu besar," ujar Peneliti Senior Indonesian Public Institute (IPI) ini. 

"Namun, jika gugatan 02 dikabulkan justru potensi konflik akan lebih besar. Karena sebagian besar masyarakat meyakini bahwa Pilpres 2019 dimenangkan oleh pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin," sambungnya. 

Oleh karena itu, lanjut Karyono, yang diperlukan adalah sikap kenegarawan bagi kedua belah pihak dalam menyikapi putusan MK yang akan dibacakan pada Kamis (27/6/2019) besok. 

"Jika para pihak yang bersengketa bisa menunjukan sikap kenegarawanannya, dalam hal ini menerima putusan MK, saya kira gejolak politik tidak akan terjadi. Kalaupun terjadi, tidak terlalu besar. Paling, riak-riak kecil saja," pungkasnya. 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Taat Ujianto