• News

  • Politik

Tak Disangka, Ini Kata Wakil Ketua MUI Menjelang Putusan MK

Kata Wakil Ketua MUI Zainut Tauhid Sa'adi
foto: akurat.co
Kata Wakil Ketua MUI Zainut Tauhid Sa'adi

Berita Terkait

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Majelis Ulama Indonesia bersyukur karena proses persidangan sengketa pemilu di Mahkamah Konstitusi (MK) berjalan dengan lancar, tertib, dan aman. 

Kata Wakil Ketua MUI Zainut Tauhid Sa'adi, pihaknya mengapresiasi kepada semua pihak, khususnya pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden yang berketetapan hati untuk menempuh jalur hukum dalam menyelesaikan sengketa Pemilu.

Menurut MUI, hal tersebut bukan saja merupakan bentuk kesadaran konstitusional dan sikap kenegarawanan yang sangat terpuji. 

"Lebih dari itu proses penyelesaian sengketa melalui hukum juga memberikan  pembelajaran masyarakat untuk berdemokrasi secara sehat, dewasa, dan bermartabat," kata Zainut dalam keterangan tertulisnya, Rabu (26/6/2019).

Kata Zainut, MUI mencermati dengan seksama bahwa proses persidangan di Mahkamah Konstitusi berjalan dengan lancar, tertib dan menjujung tinggi prinsip-prinsip keadilan, kejujuran, independensi, keterbukaan, dan profesional. 

MUI mengimbau kepada semua pihak untuk memberikan kepercayaan kepada para hakim mahkamah untuk memutus perkara dengan seadil-adilnya, jujur, dan penuh tanggung jawab baik kepada bangsa, negara maupun kepada Allah SWT.

"MUI mengimbau kepada semua pihak untuk bisa menerima keputusan majelis hakim dengan penuh kesadaran dan keihlasan, karena putusan Mahkamah Konstitusi bersifat final dan mengikat," kata Zainut.

Menurut Zainut, putusan mahkamah harus dimaknai sebagai putusan yang terbaik untuk mengakhiri segala sengketa yang berkaitan dengan Pemilihan Umum, sebagaimana kaidah fikih; hukmul hakim ilzamun wa yarfa'ul khilaf, yakni keputusan hakim adalah mengikat dan menghilangkan perbedaan.

MUI mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap tenang, menjaga kondusifitas dan tidak melakukan aksi kekerasan dan tindak pelanggaran hukum lainnya. Tetap mengedepankan sikap santun, damai, dan akhlakul karimah dalam menyampaikan tuntutan aspirasinya. 

"Marilah kita kembali merajut persaudaraan kebangsaan yang selama ini sempat terkoyak akibat perbedaan pilihan politik, demi terwujudnya kehidupan masyarakat yang aman, damai dan diridloi Allah Tuhan Yang Maha Kuasa," ajak Zainut.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Taat Ujianto