• News

  • Politik

Moeldoko Siap Beli Tiket Habib Rizieq, Lieus: Penghinaan dan Provokasi

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Habib Rizieq Shihab dan Lieus Sungkharisma
Foto diolah dari berbagai sumber
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Habib Rizieq Shihab dan Lieus Sungkharisma

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Mantan anggota BPN Prabowo-Sandi, Lieus Sungkharisma mengkritik pernyataan Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko terkait adanya usulan agar kepulangan Habib Rizieq Shihab ke Indonesia menjadi salah satu syarat rekonsiliasi pascapilpres antara Jokowi dan Prabowo.

Moeldoko menyebut bahwa Habib Rizieq ke Arab Saudi atas kemauan sendiri dan tidak ada yang mengusir. Karenanya ia menyarankan supaya Imam Besar FPI itu pulang sendiri ke Tanah Air. Bahkan Moeldoko juga menawarkan diri akan membelikan tiket pesawat jika Habib Rizieq tak mampu membeli.

Lieus menilai, pernyataan Moeldoko itu bentuk provokasi dan penghinaan terhadap Habib Rizieq.

"Gak pantas itu statement Moeldoko itu. Kepala Staf Kepresidenan memprovokasi bilang tiketnya kalau gak ada duit dibayarin, itu bentuk penghinaan," kata Lieus kepada Netralnews, Kamis (11/7/2019).

Koordinator Forum Rakyat ini mengatakan, sebagai KSP, seharusnya Moeldoko membuat pernyataan yang menyejukkan dan bukan memperkeruh keadaan.

"Moeldoko itu kan Kepala Staf Kepresidenan, itu ucapan harus dijaga. Statement-nya harus menyejukkan, jangan memprovokasi dan memperkeruh keadaan," tegas Lieus.

Apalagi, lanjut Lieus, pernyataan Moeldoko ditujukan pada Habib Rizieq yang merupakan Imam Besar dan tokoh yang dihormati.

"Jangan lupa, Habib Rizieq itu kan umatnya banyak. Mungkin Moeldoko bukan umat Habib Rizieq tapi dia harus ingat, beliau itu Imam Besar," pungkasnya.

Sebelumnya, eks Koordinator Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak mengusulkan supaya jaminan kepulangan Habib Rizieq ke Indonesia menjadi bagian dari rekonsiliasi setelah Pilpres 2019.

"Ini pandangan pribadi saya, bila narasi rekonsiliasi politik mau digunakan, agaknya yang paling tepat beri kesempatan kepada HABIB RIZIQ kembali ke Indonesia, stop upaya kriminalisasi, semuanya saling memaafkan," tulis Dahnil di akun Twitter-nya, @Dahnilanzar, Kamis (4/7/2019).

Menanggapi hal itu, Moeldoko mengatakan bahwa kepergian Habib Rizieq ke Arab Saudi atas kemauan sendiri dan tidak ada yang mengusir. Karenanya ia merasa heran jika ada yang meminta agar kepulangan Habib Rizieq jadi syarat rekonsiliasi.

"Siapa yang pergi, siapa yang pulangin, kan pergi, pergi sendiri kok dipulangin, gimana sih? Emangnya kita yang ngusir, kan nggak," kata Moeldoko saat ditemui di Istana Bogor, Selasa (9/7/2019).

"Pergi, pergi sendiri, kok kita ribut mau mulangin, kan gitu. Ya pulang sendiri saja, nggak beli tiket, baru gua beliin," ujar mantan Panglima TNI itu.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Tommy Satria Ismaya Cahya