• News

  • Politik

Prabowo Dituding Tergiur Kursi Kabinet, Andre Rosiade: Kami Tidak Gampang Tergoda

Andre Rosiade, politisi Partai Gerindra eks Jubir BPN Prabowo-Sandi.
NNC/Adiel Manafe
Andre Rosiade, politisi Partai Gerindra eks Jubir BPN Prabowo-Sandi.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Politisi Partai Gerindra Andre Rosiade mengaku miris terhadap tudingan miring bahwa Prabowo Subianto mau bertemu Joko Widodo (Jokowi) karena tergiur kursi kabinet. Menurutnya, Gerindra merupakan partai yang tidak gampang tergoda kursi kabinet dan jabatan lainnya.

"Miris membaca tuduhan kepada pak @prabowo yang disebutkan tergiur kursi Kabinet karena mau Silahturahim dengan pak @jokowi. Saya ingin tegaskan kami @Gerindra adalah partai yang tidak gampang tergoda kursi Kabinet dan jabatan lainnya," tulis Andre di akun Twitter-nya, @andre_rosiade, Minggu (14/7/2019).

Andre mengungkapkan, saat pemerintahan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Gerindra ditawarkan masuk kabinet, namun partainya menolak. Begitu juga ketika Jokowi menjadi presiden.

Bahkan, Andre menyebut, pada 2018 lalu, Partai Gerindra juga pernah ditawarkan kursi cawapres oleh kubu Jokowi untuk Pilpres 2019, tapi lagi-lagi partai berlambang burung garuda itu menolak.

"2009 sd 2014 kami ditawarkan kursi Kabinet oleh pak @SBYudhoyono tapi tidak kami ambil, 2014 sd 2019 kami juga ditawarkan pak @jokowi kursi Kabinet juga tidak kami ambil. 2018 pun kami ditawarkan kursi Wapres untuk 2019 pun tidak kami ambil," katanya.

"Lalu sekarang dengan gampang kami @Gerindra dan pak @prabowo di tuduh berkhianat karena iming-iming jabatan??? Kami 10 tahun beroposisi. Kami sejak berdiri sampai sekarang selalu berada di luar pemerintahan. Dan ini membuktikan kami konsisten dan tidak gampang tergoda," tandasnya.

Lebih lanjut, Andre menjelaskan jika Prabowo bertemu Jokowi pada Sabtu (13/7/2019) kemarin adalah demi Indonesia guyup dan juga untuk menyelesaikan berbagai masalah yang mendera pendukung Prabowo-Sandi.

"Pak @prabowo bertemu dengan pak @jokowi demi Indonesia Guyub, demi membebaskan Ratusan Pendukung yang masih di tahan, demi menyelesaikan masalah yang masih mendera Ulama dan tokoh-tokoh pendukung 02. Bukan krn iming-iming jabatan," cuit @andre_rosiade.

Terakhir, eks juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi ini berkicau jika Prabowo tidak akan pernah mengkhianati dan meninggalkan pendukungnya.

"Pak @prabowo dan @Gerindra tidak pernah dan tidak akan pernah menghianati pendukungnya. Pak @prabowo selalu memilkirkan nasib pendukungnya. Silahkan di cek kepada teman2 pendukung, Tokoh, dan Ulama yg sudah bebas mengenai komitmen pak @prabowo yg akan selalu bersama pendukungnya," pungkas Andre.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Irawan.H.P