• News

  • Politik

Tak Patuhi Komando Prabowo, Novel: Saya Diancam dan Dipecat dari BPN

Juru bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212 Habib Novel Chaidir Bamukmin
dok.Istimewa
Juru bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212 Habib Novel Chaidir Bamukmin

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Juru bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212 Habib Novel Chaidir Bamukmin mengaku dipecat dari tim Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto- Sandiaga Uno.

Selain dipecat dari tim advokasi BPN, Novel membeberkan bahwa dirinya juga diancam bakal ditangkap.

"Yang benar saya dipecat sebagai tim advokasi BPN dan ada ancaman mau ditangkap," kata Novel kepada Netralnews, Sabtu (20/7/2019).

Menurutnya, informasi soal ancaman itu diketahuinya dari tim BPN Prabowo- Sandi. "Dan itu disampaikan oleh tim BPN namun bukan BPN yang ancam saya, BPN hanya menyampaikan saja," ujarnya.

Ketika ditanya siapa yang mengancam dirinya, Novel menjawab "Yang ancam saya untuk ditangkap bukan kubu Prabowo-Sandi atau BPN tapi pihak luar kita yang mau tangkap saya."

Novel mengungkapkan, ia dipecat dan diancam lantaran tak mengindahkan seruan Prabowo untuk tidak menggelar aksi massa saat sidang sengketa hasil Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK) pada (14/6/2019) lalu.

"Masalahnya karena saya ketika tanggal 14 Juni turun aksi di depan MK sehingga saya dianggap tidak mengindahkan himbauan Prabowo untuk tidak turun ke MK. Dan buat mereka harus satu komando dengan Prabowo," imbuhnya.

Novel menjelaskan, ia tetap mengikuti aksi dan tidak mengikuti himbauan Prabowo karena dirinya bukan bagian dari Partai Gerindra. Novel mengaku hanya taat pada instruksi Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS).

"Jelas saya tidak bisa ikut komandonya Prabowo karena saya bukan orang Partai Gerindra. Saya adalah murid HRS yang sudah 25 tahun bersama beliau, tentunya saya wajib taat dan ikut intruksi HRS untuk turun aksi damai di depan MK mengawal sidang sengketa pemilu," pungkasnya. A

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Tommy Satria Ismaya Cahya