• News

  • Politik

Sindir Amien Rais, PSI: Dulu Bicara ‘Partai Setan‘ dan Perang Badar, Kini...

Ketua Dewan Kehormatan PAN, Amien Rais.
Dokumentasi Netralnews
Ketua Dewan Kehormatan PAN, Amien Rais.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Juru bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Andy Budiman mengomentari usulan Amien Rais soal pembagian porsi kekuasaan 55-45 sebagai syarat rekonsiliasi Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto.

Andy menyebut, Amien pernah membuat pernyataan yang mendikotomikan parpol di Indonesia jadi dua kutub yakni 'partai setan' dan 'partai Allah.' Pun, dengan pernyataan Amien soal 'perang badar' saat Pemilu 2014.

Namun, lanjut Andy, kini Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) itu justru menginginkan adanya pembagian porsi kekuasaan. Hal ini membuat Andy merasa kasihan dengan pendukung Amien Rais cs.

"Dulu Amien Rais bicara soal partai Allah melawan Partai Setan. Lalu bilang pemilihan presiden adalah Perang Badar. Kini dia bicara soal pembagian kekuasaan 55-45 persen," tulis Andy di akun Twitter-nya, @Andy_Budiman_, Minggu (21/7/2019).

"Kasihan para pendukung di bawah yang terus menerus dibohongi dengan dalil agama," tandasnya.

Sebelumnya, Amien Rais mengajukan syarat kepada kubu Jokowi jika ingin rekonsiliasi dengan kubu Prabowo. 

Salah satu syarat yang diusulkan Amien yakni pembagian porsi kekuasaan 55-45.

"Saya bilang kalau mau rekonsiliasi tentukan dulu platformnya (programnya), mau diapakan Indonesia ini? Prabowo sudah bicara di mana-mana pentingnya kedaulatan pangan, energi, tanah, air, dan lain-lain," kata Amien di gedung Dakwah, Jl Kramat Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (20/7/2019).

"Kalau itu disepakati, misalnya disepakati, ayo bagi 55-45, itu masuk akal. Kalau sampai disepakati berarti rezim ini balik kanan, sudah jalan akalnya," ujar eks Anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo- Sandi itu. 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Nazaruli