• News

  • Politik

Tak Seperti Amien Rais, Ketum PAN: Dukung Jokowi Tanpa Syarat

Presiden Jokowi dan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan
dok.Istimewa
Presiden Jokowi dan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan sepakat dengan pernyataan Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais soal memberikan kesempatan kepada Presiden dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin untuk memimpin bangsa ini lima tahun ke depan.

"Saya menanggapi itu saja 'kesempatan lima tahun' kata Pak Amien. Saya mengatakan, kita dukung Pak Jokowi dan Kiai Ma'ruf. Kita doakan supaya biar sukses memimpin kita. Indonesia lebih baik dan itu cita-cita kita semua," ujar Zulkifli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (22/7/2019).

Sementara terkait pernyataan Amien Rais yang mengusulkan adanya pembagian porsi kekuasaan 55-45 sebagai syarat rekonsiliasi, Zulkifli enggan menanggapi lebih jauh. "Lain-lain enggak saya tanggapi, enggak pakai syarat-syarat," singkatnya.

Ketua MPR itu menegaskan bahwa kedaulatan ada di tangan rakyat, sehingga ketika rakyat memberikan amanah kepada Jokowi untuk memimpin bangsa ini lewat Pemilu 2019, maka sudah seharusnya didukung tanpa syarat.

Ditambahkan Zulkifli, sebagai kepala pemerintahan dan kepala negara yang berdaulat, Jokowi memiliki hak prerogatif untuk menentukan siapa yang layak menjadi menteri di kabinetnya.

"Siapa yang berdaulat sekarang? Pak Jokowi sebagai kepala pemerintahan dan kepala negara. Haknya apa? Haknya itu punya hak prerogatif menentukan. Oleh karena itu, kabinet atau apa pun namanya pembantu, jadi yang berdaulat tetap Pak Jokowi," jelas Zulkifli.

"Oleh karena itu, kita nggak pakai syarat-syarat. Kita mendukung agar Pak Jokowi sukses memimpin Indonesia," pungkasnya.

Sebelumnya, Amien Rais menyatakan memberikan kesempatan kepada Jokowi-Ma'ruf untuk memimpin bangsa ini lima tahun ke depan, serta siap mengawasi jalannya roda pemerintahan presiden dan wakil presiden terpilih di Pilpres 2019 itu.

"Soal kekuasaan, berikan kesempatan yang utuh kepada Pak Jokowi-Ma'ruf Amin dengan nanti 5 tahun. Kita awasi dan itulah produk indah demokrasi," kata Amien di kantor DPP PAN, Jalan Daksa, Jakarta Selatan, Senin (15/7/2019).

Pada kesempatan lainnya, Amien mengajukan syarat kepada kubu Jokowi jika ingin rekonsiliasi dengan kubu Prabowo. Syarat pertama yakni menyelaraskan program kerja atau platform lima tahun ke depan antara kedua belah pihak. Dalam hal ini ia menginginkan supaya pemerintahan Jokowi mau mengakomodir program yang ditawarkan Prabowo saat kampanye pilpres.

"Saya bilang kalau mau rekonsiliasi tentukan dulu platformnya (programnya), mau diapakan Indonesia ini? Prabowo sudah bicara di mana-mana pentingnya kedaulatan pangan, energi, tanah, air, dan lain-lain," ujar Amien di gedung Dakwah, Jl Kramat Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (20/7/2019).

Apabila pihak Jokowi sepakat dengan syarat pertama soal penyesuaian platform, lanjut Amien, maka selanjutnya dilakukan pembagian porsi kekuasaan sebagai syarat yang kedua.

"Kalau itu disepakati, misalnya disepakati, ayo bagi 55-45, itu masuk akal. Kalau sampai disepakati berarti rezim ini balik kanan, sudah jalan akalnya," ujar eks Anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo- Sandi itu.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Tommy Satria Ismaya Cahya