• News

  • Politik

Gubernur Anies Serukan Besek, Ketua DPD PDIP Bali Serukan Atap Daun Kelapa

Ketua DPD PDI Perjuangan Bali Wayan Koster dan Gubernur Anies Baswedan
Netralnews/Istimewa
Ketua DPD PDI Perjuangan Bali Wayan Koster dan Gubernur Anies Baswedan

DENPASAR, NETRALNEWS.COM - Isu ramah lingkungan sepertinya sedang menarik para pejabat publik. Seperti tak mau kalah dengan Gubernur Anies Baswedan yang menyerukan penggunaan besek untuk mengemas daging kurban dalam persiapan Idul Adha mendatang, Ketua DPD PDI Perjuangan Bali Wayan Koster pun mengangkat isu seputar ramah lingkungan.

Pernyataannya disampaikan dalam rangka pelaksanaan Kongres V PDI Perjuangan yang akan dilaksanakan di kawasan wisata Sanur. Acara itu akan  didesain ramah lingkungan, sejalan dengan pelaksanaan Pergub No 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai.

"Semua bahan dekorasi dan atribut, tidak ada menggunakan plastik, tidak ada sterofoam, juga hidangan tidak menggunakan pipet plastik," ucap Koster.

Seperti halnya dekorasi panggung untuk pelaksanaan Malam Budaya dan ramah tamah para peserta Kongres V terbuat dari anyaman daun kelapa dan bunga-bunga alami berbentuk Karang Boma. Selain itu di depan panggung juga terdapat dua hiasan berbentuk naga yang terbuat dari anyaman daun kelapa.

Pihak panitia Kongres juga tidak menggunakan tenda untuk pelaksanaan tempat pertemuan di luar area gedung. Untuk melindungi peserta dari sengatan sinar matahari, fungsi tenda digantikan dengan anyaman daun kelapa dengan kombinasi bambu.

"Melalui pelaksanaan kongres ini, yang sudah pasti juga dapat memberikan dampak ekonomi, khususnya rakyat kecil, mulai dari penyediaan berbagai atribut kongres, bambu, tenaga pengecatan hingga travel lokal untuk mengantar jemput peserta," ujarnya.

Termasuk juga para pedagang nasi, kue, maupun penjual atribut partai akan kecipratan rezeki karena Kongres V PDI Perjuangan juga akan memberikan tempat khusus bagi para penggembira di kawasan Pantai Matahari Terbit yang tidak jauh dari lokasi pelaksanaan Kongres PDIP.

"Disiapkan acara hiburan bagi para penggembira di Pantai Matahari Terbit supaya terlokalisir di sana, tertib, dan tidak mengganggu jalannya acara kongres," kata Koster.

Selain itu, Kongres V PDI Perjuangan juga akan menggunakan busana adat Bali, sejak saat acara pembukaan Kamis (8/8/2019) siang di Grand Inna Bali Beach, Sanur, Denpasar.

"Kongres kali ini akan diwarnai dengan budaya, khususnya busana adat Bali. Para peserta laki-laki akan menggunakan destar (ikat kepala khas Bali-red), kalau panitia semua menggunakan busana adat Bali," kata Koster saat berkeliling meninjau persiapan Kongres V PDI Perjuangan, di Denpasar, Rabu (7/8/2019) seperti dinukil Antara.

Editor : Taat Ujianto