• News

  • Politik

Marwan Jafar Dinilai Layak Jadi Menteri Jokowi, Bagaimana Sosoknya?

Marwan Jafar
dok.profilbos
Marwan Jafar

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Hari-hari ini, para pelaku ekonomi nasional, global dan masyarakat Indonesia menunggu pengumuman dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal nama-nama menteri untuk periode 2019-2024.

Menurut Direktur Eksekutif Lembaga Analisis Politik Indonesia (L-API), Maksimus Ramses Lalongkoe, Jokowi tentu memiliki cita-cita, konsep yang kuat dan visi jelas tentang kementerian negara untuk lima tahun ke depan.

Menurutnya, pidato Jokowi pada HUT ke-74 Kemerdekaan RI di Sidang Bersama DPR-DPD pada Jumat (16/8/2019) kemarin di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, tersurat jcita-cita, konsep yang kuat dan visi jelas Presiden tentang kementerian negara, yaitu lompatan kemajuan Indonesia sentris untuk Indonesia maju dan berdaya saing.

Momentumnya ialah 2019-2024 dan kepemimpinannya ialah Presiden Joko Widodo sebagai Kepala Negara, Kepala Pemerintahan dan Presiden sistem presidensil sesuai amanat UUD 1945.

Karena itu, Ramses menyebut, sebagai pembantu Presiden, yang diangkat dan diberhentikan oleh Presiden sesuai amanat Pasal 17 ayat 1-2 UUD 1945, para menteri harus memiliki rekam jejak, kompetensi, dan integritas untuk mewujudkan cita-cita dan visi Presiden Joko itu. 

"Presiden telah merinci spektrum ancaman dan tantangan Bangsa dan Negara kita ke depan seperti radikalisme, evolusi kejahatan, korupsi, intolerasi, dampak revolusi industri jilid 4, dan terorisme, yang dapat mengancam ideologi Pancasila dan Kedaulatan Negara," kata Ramses di Jakarta, Senin (19/8/2019).

"Maka tiap menteri urusan tertentu dalam pemerintahan, misalnya, harus memiliki rekam-jejak, keahlian memecahkan dan mencegah masalah Bangsa dan Negara, serta berintegritas yang menurut Presiden, berideologi Pancasila dan berhati Bhinneka Tunggal Ika Indonesia,” ujarnya.

Terkait dengan kriteria itu, Ramses mencontohkan nama mantan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Indonesia, Kabinet Kerja 2014-2016, Marwan Jafar, layak diangkat menjadi Menteri periode 2019-2024 Pemerintahan Jokowi.

"Presiden memilih simpul strategis Lompatan Indonesia Maju 2019-2024 antara lain SDM, infrastruktur, teknologi, ilmu pengetahuan, dan energi ramah lingkungan. Tahun 2007, Marwan Jafar telah meriset dan merilis buku Strategi Infrastruktur Pro Rakyat Indonesia Abad 21," papar Dosen Universitas Mercua Buana (UMB) itu.

"Presiden merilis program biodiesel dari minyak sawit untuk biofuel, B20, B30, dan lain-lain yang mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan biaya impor migas kita. Tahun 2009, Marwan Jafar sudah merilis buku Energynomics hasil riset dan kajian tentang stategi energi-nomik berbagai negara,” sambungnya.

Dari sejumlah faktor kompromi, seperti unsur wilayah, ormas, partai politik, profesionalisme, dan agama, menurut Ramses, Marwan Jafar dapat membantu Presiden.

"Marwan Jafar memiliki pengalaman legislasi, eksekutif, ormas, latar-belakang partai politik dan tata-kelola hal pokok pemerintahan seperti tansparansi, akuntabilitas, pelayanan Rakyat, efisiensi, dan efektivitas hasil kerja serta pengalaman lain Marwan Jafar selama ini; maka saya kira memang ia juga layak diangkat sebagai satu dari Menteri periode 2019-2024,” ungkapnya.

Diketahui, Marwan Jafar terpilih lagi menjadi anggota DPR 2019-2024. Ia pernah menjadi anggota DPR tahun 2004-2009, 2009-2014, 2014-2019, dan diangkat menjadi Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi tahun 2014-2016.

Pria kelahiran Pati, Jawa Timur ini memiliki banyak pengalaman. Tahun 2004-2009, ia menjadi Wakil Ketua Komisi V DPR RI, anggota Badan Legislasi dan Sekretaris Fraksi PKB.

Tahun 2009- 20014 Ketua Fraksi PKB DPR, anggota Badan Anggaran, anggota Komisi V dan anggota Komisi III, penggagas utama RUU Desa yang diusulkan oleh Fraksi PKB DPR ke Badan Legislasi yang membentuk Kementerian Desa, nomenklatur dan skema Anggaran Desa.

Periode 2009-2014, Marwan menjadi Ketua Badan Pemenangan Pemilu Presiden DPP PKB, Pengarah Badan Pemenangan Pemilu DPP PKB, Wakil Ketua Tim Pemenangan Pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Tahun 20014-2019, Marwan menjadi Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPP PKB. Ia juga menjadi timses Capres-cawapres Jokowi-Ma'ruf di Pilpres 2019.

Editor : Tommy Satria Ismaya Cahya