• News

  • Politik

Selain Mau Jadi Marbot, Fahri Hamzah Juga Ingin Bisnis Martabak

Selain mau jadi marbot, Fahri Hamzah juga ingin bisnis martabak.
Mimoza
Selain mau jadi marbot, Fahri Hamzah juga ingin bisnis martabak.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Mantan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fahri Hamzah ingin bisnis kuliner, yakni menjual martabak.

Lewat akun Twitter-nya, ia meminta pendapat warganet (netizen) soal jenis martabak apa yang laris pasaran. "Pengen bisnis martabak...Bagusnya martabak apa ya yang bisa laris?" tulis @Fahrihamzah, Rabu (9/10/2019).

Sebelum mengungkapkan keinginannya untuk bisnis martabak, Fahri juga sempat  mengaku mau jadi marbot.

Hal itu disampaikan Fahri menanggapi cuitan juru bicara Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak yang menyarankan Jokowi mengangkat dirinya menjadi Kepala Staf Presiden (KSP).

“Kalau ada jabatan marbot saya mau (emoji tertawa)," tulis @Fahrihamzah, Selasa (8/10/2019).

Eks politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu kemudian menjelaskan kelebihan marbot.

"Kelebihan Marbot adalah dia selalu mendengar suara azan...berbeda dengan jubir...kadang azan kelewatan…,” kata Fahri.

Sebelumnya, Dahnil Anzar Simanjuntak memberi saran ke Jokowi untuk menjadikan Fahri Hamzah sebagai pembantu presiden. Menurut Dahnil, Fahri layak menduduki jabatan kepala staf kepresidenan (KSP).

"Saran saya Pak Jokowi ambil bang Fahri Hamzah sebagai pembantu Presiden, sebagai Kepala KSP misalnya," tulis Dahnil di akun Twitter-nya, @Dahnilanzar, Selasa (8/10/2019).

Alasan Dahnil menyarankan demikian, karena ia menilai Istana membutuhkan sosok seperti Fahri yang berkualitas dalam berdebat untuk menghadapi lawan berpikir di luar pemerintahan.

Lanjutnya, dengan Fahri menjadi bagian dari Istana, maka kepresidenan juga bakal terbantu dalam membangun percakapan dan dialog berkualitas di internal.

"Minimal yang diluar pemerintah punya lawan berpikir, lawan berdebat yang berkualitas dan kepresidenan bisa terbantu membangun percakapan dan dialog berkualitas di internal," kata Dahnil.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sulha Handayani