• News

  • Rebranding

Memahami Pengertian Brand, Branding, dan Rebranding 

Illustrasi. Branding. (kanal.web.id)
Illustrasi. Branding. (kanal.web.id)

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Apa yang Anda bayangkan untuk sebuah perubahan yang diharapkan berdampak positif atau keuntungan. Tidak hanya kerja keras, tetapi juga perlu kerja cerdas yang hasilnya bisa lebih spektakuler. 

Itulah yang dilakukan melalui perubahan citra atau rebranding. Istilah ini umumnya dikaitkan dengan strategi perusahaan untuk memperoleh peluang keuntungan atau pasar yang lebih besar, tetapi sebenarnya rebranding bisa dilakukan terhadap apa saja yang diyakini membawa perubahan positif dan menguntungkan.

Brand dan branding memiliki perbedaan pengertian yang mendasar namun keduanya memiliki saling keterkaitan. Pengertian brand (merek) adalah identitas atau nama yang mewakili produk secara keseluruhan baik produk itu sendiri, jasa yang diberikan produk tersebut, perusahaan yang memproduksi, maupun hal-hal terkait lainnya. 

Sedangkan pengertian branding adalah sebuah usaha komunikasi yang disusun dan direncanakan dengan baik oleh perusahaan untuk membangun dan membesarkan brand (merek).

Brand yang diwujudkan dengan nama, istilah, simbol, desain, atau gabungan keempatnya, untuk mengidentifikasi produk agar berbeda dengan produk lainnya (pesaing). Untuk melakukan kegiatan komunikasi kepada konsumen agar mereka mengenal merek tersebut berbeda dengan yang lain serta merek tersebut mempunyai arti bagi mereka maka dilakukan branding.

Sedangkan pengertian rebranding yaitu usaha untuk mengubah citra brand kembali ke tujuan semula agar lebih sukses atau jika masih ada persepsi di masyarakat yang masih belum sampai pada taraf yang diinginkan visi dan misi perusahaan.

Proses Branding Perusahaan

Branding dianggap sebagai aset perusahaan yang paling berharga dan salah satu hal penting dalam sebuah bisnis karena tidak dapat dibangun dalam jangka waktu yang singkat. Dalam melakukan branding, peran humas perusahaan, lebih dominan dalam usaha untuk membangun dan mempertahankan reputasi, citra brand melalui komunikasi hubungan masyarakat yang baik dan bermanfaat antara perusahaan dan konsumen.

Branding bukan saja untuk masalah bagaimana produk perusahaan dipilih dan dibeli masyarakat, melainkan ke arah bagaimana konsumen dapat puas sehingga menjadi pelanggan setia dengan melihat perusahaan tersebut satu-satunya yang terbaik yang mampu memberikan solusi kepada mereka. Unsur terpenting branding adalah kejelasan, konsisten dan konstan dalam melakukan tujuan yang sangat luas, seperti:

  • mampu menyampaikan pesan dengan jelas visi dan misi perusahaan
  • mampu membangun kredibilitas perusahaan di publik.
  • mampu menghubungkan target perusahaan dengan konsumen secara emosional
  • mampu menggerakkan atau memotivasi konsumen untuk menciptakan kesetiaan pelanggan

Oleh karena, persaingan merek atau brand saat ini begitu dominan maka tidak jarang melakukan rebranding misalkan dengan mengubah logo, slogan (tagline) dan sebagainya. Apalagi sekarang pada era keterbukaan sehingga masyarakat atau konsumen sudah semakin kritis terhadap informasi dan layanan yang diterima.

Seperti dalam perusahaan Maskapai Penerbangan Nasional Garuda, yang dahulunya sering mendapat sorotan negatif, maka humas Garuda melakukan rebranding dengan menawarkan ketepatan waktu, inflight service yang bagus dan inflight entertainment. Ketika orang bicara Garuda maka orang langsung mempersepsikan Garuda pesawatnya tepat waktu, servisnya baik. Hal itu juga merupakan hasil rebranding di tubuh Maskapai Garuda.

Rebranding atau perubahan branding adalah langkah terakhir untuk sebuah brand. Selama masih bisa dipertahankan dan diarahkan kembali ke jalur semula, perusahaan jangan segera mengganti brand. Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan perusahaan melakukan rebranding

  • akibat tekanan dari pesaing yang tidak mampu ditahan 
  • akibat tekanan dari konsumen yang terpengaruh perubahan teknologi. 
  • akibat perubahan tujuan perusahaan 
Editor : Marcel Rombe Baan
Sumber : kanal. web.id