• News

  • Religi

Rayakan Idul Adha 1439 H, Ahmad Basarah: Mari, Sembelih Nafsu Binatang Kita

Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah
istimewa
Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah

JAKARTA, NNC - Wakil Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan yang juga Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah mengatakan, bahwa hikmah perayaan Idul Qurban bukan hanya seremoni ungkapan solidaritas. Namun, lebih dari itu, Hari Raya Kurban adalah momentum untuk menyembelih nafsu dan sifat kebinatangan dalam diri manusia.

"Sifat-sifat binatang harus kita sembelih atau buang jauh-jauh. Sifat licik, amarah dan berperilaku buas terhadap sesama dalam memenuhi ambisi. Inilah yang harus disembelih dan buang jauh-jauh. Jangan sampai sifat-sifat buruk binatang buas tersebut bercokol dalam alam pikiran dan hati umat muslim dan bangsa Indonesia," kata Basarah melalui keterangan pers yang diterima NNC, di Jakarta, Rabu (22/8/2018).

Menurutnya, syariat berkurban memiliki akar sejarah panjang yang bisa dilacak dari zaman Nabi Adam AS, kemudian di era Nabi Ibrahim AS hingga nabi besar Muhammad SAW. Kurban yang diterima oleh Allah SWT adalah qurban yang dilandasi dengan semangat keikhlasan dan ketaqwaan, sebagaimana hal tersebut ditunjukkan oleh Habil, yang menyiapkan seekor domba besar dan bagus untuk dikorbankan.

"Bahwa nafsu amarah, nafsu kedengkian telah membutakan mata hati dapat membuat manusia menjadi buas terhadap sesama. Tidak jarang manusia tega mengorbankan manusia lainnya hanya untuk memenuhi syahwat dan ambisi kekuasaan. Jika nafsu dengki, amarah dan buas tersebut tidak disembelih, maka bukan mustahil kekacauan dan eksploitasi manusia terhadap manusia masih dan akan terus berlangsung, serta dapat menimbulkan kekacauan suatu bangsa atau masyarakat dunia," urai Basarah.

Lanjut politikus PDIP itu, bahwa semangat berkurban juga bisa diterapkan dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara. Setiap komponen bangsa, menurut dia, harus mengorbankan egoismenya dan tidak memaksakan kehendak, apalagi bersikap buas terhadap sesama dengan menggunakan kekerasan untuk mencapai tujuan dan ambisinya.

"Inilah spirit kurban yang harus kita pahami. Mudah-mudahan dengan spirit Idul Kurban 1439 Hijriyah ini bangsa Indonesia dapat menjalani kehidupan kebangsaan yang humanis dan penuh solidaritas sesama bangsa Indonesia dan warga dunia" beber dia.

Reporter : Dominikus Lewuk
Editor : Wulandari Saptono