• News

  • Religi

Sapi Milik Jokowi Jadi yang Pertama Disembelih di Istiqlal

Sapi milik Presiden Joko Widodo akan disembelih.
NNC/Martina Rosa Dwi Lestari
Sapi milik Presiden Joko Widodo akan disembelih.

JAKARTA, NNC - Sapi milik Presiden Joko Widodo (Jokowi) jadi sapi pertama yang disembelih di Masjid Istiqlal Jakarta. Sapi jenis Peranakan Ongole ini memiliki berat 1,5 ton yang berasal dari peternakan di Depok. 

Sapi milik Jokowi awalnya akan disembelih pukul 16.00 WIB, namun karena berbagai pertimbangan, salah satunya waktu, sapi disembelih pada pukul 19.00 WIB. 

Sebelum dieksekusi di Rumah Potong Hewan (RPH) Masjid Istiqlal, sapi milik Jokowi dimandikan. Menurut pantauan NNC, butuh waktu sekitar 15 menit untuk menaklukan sapi besar ini. Pasalnya sapi sempat meronta saat kakinya diikat untuk dijatuhkan, bahkan tambang pengikat kaki belakang sapi sempat putus. 

Namun dengan kelihaian para jagal dari Cakung Pulo Gadung, sapi berhasil dijatuhkan. Sapi kemudian didoakan dan disembelih. 

Saat momentum ini, banyak masyarakat yang mengabadikan proses penyembelihan dengan gawai. Ada juga anak-anak yang melihat proses penyembelihan sapi dari balik pagar karena tidak diperbolehkan masuk RPH Masjid Istiqlal

Setelah sapi milik Jokowi, sapi selanjutnya yang disembelih adalah milik Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla. Sapi milik JK terlihat serupa dengan sapi milik Jokowi, dengan beban 1,4 ton. 

Untuk diketahui, jumlah hewan kurban di Masjid Istiqlal Jakarta yang diumumkan saat Salat Idul Adha ada 26 ekor sapi dan 17 ekor kambing. Tapi diantara 26 ekor sapi, ada seekor sapi yang salah alamat. Jadi kurban di Masjid Istiqlal Jakarta pada 2018 ada sebanyak 25 ekor sapi dan 17 ekor kambing.

Selain dari Presiden dam Wapres, hewan kurban ini juga berasal dari beberapa tokoh diantaranya, Megawati, Putri dari Soeharto Siti Hardijanti Rukmana, Gubernur DKI Jakarta, Kapolri, Ketua DPR, Menteri Agama, Menteri Perhubungan, Menteri PANRB dan pengusaha Ramli Rasidin.

Menurut Kepala Bagian Humas dan Protokol Masjid Istiqlal Jakarta, Abu Hurairah, dengan jumlah hewan kurban dan berat hewan kurban, pihaknya akan membagikan sekitar 6 hingga 7 ribu kantong (1kg/kantong) daging kurban. 

Distribusi daging kurban akan diprioritaskan pada warga sekitar Masjid Istiqlal Jakarta, diantaranya daerah Pasar Baru, Sawah Besar, Kemayoran, Pejambon, Senen dan Tanah Abang dengan sistem jemput bola.

Saat memberi arahan, Ketua Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal (BPPMI) Asep Saifuddin juga mengatakan bahwa daging merupakan asupan yang penting bagi manusia, sebagai salah satu penambah gizi. Maka dari itu daging akan diprioritaskan kepada pihak yang betul-betul jarang menikmati daging. 

"Ini (tugas menyembelih dan memotong) adalah amanah. Ini tugas berat karena sapi-sapinya besar dan perlu waktu, tenaga dan kesabaran," kata Asep. 

Asep juga mengingatkan para petugas untuk tidak mengambil daging yang bukan hak nya. Pasalnya daging yang masuk dalam perut dan bukan hak nya akan menjadi haram, sehingga setiap doa tidak akam dikabulkan. 

"Jaga jati diri dengan tulus iklas. Nanti akan dapat bagiannya," tukas dia.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Widita Fembrian

Apa Reaksi Anda?