• News

  • Religi

PBNU Serukan Masyarakat Muslim Lakukan Salat Istisqa

Robikin Emhas, Ketua PBNU.
nu.or.id
Robikin Emhas, Ketua PBNU.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ketua Pengurus Harian Tanfidziyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Robikin Emhas mengatakan, di berbagai wilayah, pihaknya menyerukan dan mengajak serta masyarakat muslim untuk melakukan salat istisqa.

Pernyataan ini disampaikan Robikin, pasalnya pembakaran hutan berdampak serius bagi lingkungan. Musnahnya ekosistem dan kabut asap merupakan ancaman serius bagi kehidupan.

"Memohon pertolongan Allah SWT dengan melakukan salat 2 rakaat agar diturunkan hujan," kata Robikin dalam keterangan tertulisnya, Senin (16/9/2019).

Menurut Robikin, perlu berbagai pendekatan yang dilakukan, termasuk penegakan hukum di bidang hukum pidana, lingkungan hidup dan administrasi.

Disebutkan Robikin, UU Kehutanan (UU 41/1999) dan UU Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (UU 32/2009) serta UU terkait lain mengancam ganjaran penjara dan denda bagi pembakar hutan. Sanksi administrasi berupa pencabutan izin perusahaan pun dapat dikenakan.

"Seperti dimaklumi, subjek hukum adalah segala sesuatu yang dapat dibebani hak dan kewajiban. Ia, subjek hukum, bisa berupa manusia atau korporasi," tegas dia.

Menurutnya, imparsialitas hukum harus diwujudkan terhadap pembakar hutan. Politik belah bambu dalam penegakan hukum juga tidak boleh terjadi, satu diinjak yang lain diangkat.

"Bilah hukum tajam ke bawah dan tumpul ke atas terhadap pembakar hutan juga harus dibuktikan sebagai sesuatu yang tidak benar. Cabut izin perusahaan pembakar hutan dan pidanakan penanggung jawabnya," tegas Robikin.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Irawan.H.P