• News

  • Religi

Sarjana STAB Diharapkan Jadi Agen Pembangunan Bangsa

Plt. Dirjen Bimas Buddha Nursyam. (kemenag.go.id)
Plt. Dirjen Bimas Buddha Nursyam. (kemenag.go.id)

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Sekolah Tinggi Agama Buddha (STAB) Nalanda menggelar wisuda sarjana XX dan Pascasarjana III. Acara yang dilakukan bersamaan dengan Dies Natalis XXXII ini digelar di aula Ramayana STAB Nalanda, Jakarta, Sabtu (22/10/2016).

"Lulusan Nalanda diharapkab bisa menjadi agen-agen pembangunan kebangsaan. Pendidikan yang komplit bukan hanya belajar tentang kepintaran akademik, tapi juga belajar tentang kemanusiaan, belajar tentang alam dan lain-lain," demikian pesan Plt. Dirjen Bimas Buddha Nursyam, Sabtu yang dihadiri Direktur Urusan dan Pendidikan Agama Buddha Supriyadi dan Pembimas Buddha Provinsi DKI Suwanto.

Menurut Nursyam, pendidikan merupakan instrumen terpenting untuk mengubah kemampuan sumber daya manusia menjadi lebih baik. Dengan semakin banyak kaum intelektual yang dihasilkan, Indonesia diharapkan akan semakin baik, khususnya dalam menghadapi tantangan masyarakat ekonomi ASEAN.

"Mudah-mudahan STAB Nalanda semakin berkembang dan maju sebagai pusat pendidikan agama Buddha sesuai kebutuhan masyarakat global," pesan Nur Syam.

Selain itu, lanjut Nursyam, lembaga pendidikan merupakan sarana transformasi nilai-nilai kebangsaan. Untuk itu, kepada para wisudawan, Nursyam berpesan agar mereka menjadikan ilmu yang dimilikinya sebagai pelita untuk menerangi sekeliling kita. "Jika itu kita terapkan nanti, maka para pendidik akan merasa bangga dengan perjuangannya dalam mengajar dan mengabdi di STAB Nalanda," tambahnya.

Ketua STAB Nalanda berterima kasih atas dukungan semua pihak sehingga lembaga pendidikan Agama Buddha ini tetap eksis di Indonesia. Kepada Ditjen Bimas Buddha, Ketua STAB menyampaikan mimpinya agar perguruan tinggi ini bisa berubah menjadi universitas dan karenanya berharap dukungan .

Turut menyampaikan sambutan, Ketua Yayasan Dana Pendidikan Buddhis Nalanda yang menekankan semangat sumpah pemuda para wisudawan dan wisudawati agar dapat mengembangkan dan mendharmabaktikan diri di manapun berada. Jika ada kesempatan, para wisudawan juga didorong melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi sehingga generasi muda Indonesia lebih mandiri, tangguh, dan bisa ikut serta membangun bangsa.

Turut hadir YM. Bhikkhu Sangha, Ketua dewan pembina Yayasan Dana Pendidikan Buddhis Indonesia, Ketua STAB Nalanda, perwakilan STAB Maha Prajna, para orang tua wisudawan dan wisudawati. Orasi ilmiah disampaikan oleh Dr.dr. Eka Wahyu Kasih, SH.,MM., MH. dengan tema "Aktualisasi Sumpah Pemuda Guna Meningkatkan Persatuan dan Kesatuan dalam rangka Ketahanan Nasional"

Editor : Marcel Rombe Baan
Sumber : kemenag.go.id