• News

  • Romansa

Usai Bercinta, 4 Gangguan Ini Bisa Melanda Wanita

Ilustrasi Pasutru
Iltalehti
Ilustrasi Pasutru

JAKARTA, NNC - Bercinta menjadi sebuah aktivitas menyenangkan yang asyik untuk diperbincangkan. Selain menambah keharmonisan hubungan rumah tangga yang dibina pasangan suami istri, aktivitas bercinta juga bertujuan untuk memperoleh keturunan yang dimimpikan setelah menikah.

Meski begitu, usut punya usut, aktivitas bercinta rupanya juga bisa melahirkan beberapa gangguan, terlebih kepada para wanita. Dilansir dari Everyday Health, berikut beberapa masalah yang bisa terjadi pada wanita ketika bercinta:

1. Anorgasmia
Dikenal juga dengan sebutan sindrom Coughlan, anorgasmia ini merupakan sebuah keadaan di mana Anda tidak dapat mencapai orgasme yang diinginkan. Dan keadaan ini lebih sering ditemui oleh wanita. Bahkan berdasarkan studi dari Brown University's Health Education disebutkan bahwa 1 dari 3 wanita mengalami masalah anorgasmia ini. Adapun penyebab gangguan ini adalah penyakit diabetes, Multiple Sclerosis yang menyerang saraf pusat dan kanker yang menyerang sistem reproduksi wanita.

2. Gangguan Pada Arousal
Arousal ialah kondisi fisiologis dan psikologis yang terjaga atau reaktif terhadap sebuah rangsangan. Secara sederhana, ketika wanita tidak memiliki masalah pada sistem arousal, organ vagina (mrs v) wanita tidak akan siap menerima rangsangan dari laki-laki sehingga pengalaman bercinta semakin baik. Adapun penyebab gangguan ini yakni kurangnya aliran darah yang masuk ke daerah organ vital wanita yang menyebabkan produksi cairan di mrs v berkurang.

3. Vaginismus
Hampir serupa dengan masalah arousal, vaginismus adalah sebuah disfungsi seksual yang terjadi pada mrs v karena otot sekitar mrs v menutup ketika mengalami semacam sentuhan di sekitar area mrs v. Kondisi ini cukup umum, tapi karena banyak wanita yang tidak segera melakukan penanganan dini jadi jumlah pastinya sulit untuk diketahui. Penyebabnya antara lain karena pikiran yang negatif, pengalaman kekerasan seksual dan kondisi menyakitkan pada vagina.

4. Dispareunia
Dispareunia adalah kondisi rasa sakit yang berkepanjangan di daerah kemaluan wanita, ini bisa terjadi sebelum, selama dan setelah proses bercinta. Menurut Stephanie Buehler, PsyD, seorang psikologis dari Buehler Institute banyak wanita yang tidak mengkonsultasikan masalah ini kepada dokter untuk menghindari penanganannya.

Reporter : Christophorus Aji Saputro
Editor : Nazaruli