• News

  • Romansa

Menentukan Kelamin Calon Anak Lewat Gaya Bercinta

Ilustrasi.(dok.pinterest)
Ilustrasi.(dok.pinterest)

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Anak memang misteri Ilahi. Namun ada cara yang dapat dilakukan agar Anda dan istri bisa mendapatkan anak berjenis kelamin laki-laki atau perempuan. 

Lantas, faktor apa yang menentukan jenis kelamin anak? Bagaimana triknya? Gaya bercinta seperti apa bila ingin mendapatkan anak laki-laki atau perempuan? 

dr Hermawan L, MKes, SpAnd, mengatakan jenis kelamin anak ditentukan oleh kromosom antara sel sperma dan sel telur. Seperti diketahui, sperma laki-laki memiliki kromosom XY sedangkan kromosom sel telur XX. Apabila terjadi pembuahan sel kromosom sperma XX bertemu terlebih dahulu dengan sel telur XX maka anak yang akan lahir adalah anak perempuan (XX). 

Begitupun sebaliknya, apabila sel sperma XY bertemu dengan sel telur XX lebih dulu maka anak yang akan dilahirkan adalah anak laki-laki (XY).

Masih menurut dr Hermawan, sperma XX berukuran lebih besar sehingga geraknya lebih lambat namun berumur panjang yakni 2x24 jam (dua hari) dalam rahim. Sedangkan kromosom XY pada sperma berukuran lebih kecil dengan gerakan yang cepat dan gesit namun umurnya lebih pendek hanya satu hari. 

Karena kormosom sperma XX berumur lebih panjang dari kromosom XY maka kesempatan bertemunya sel sperma kromosom XX lebih besar dari kromosom XY. Maka dari itu, Dr. Naek mengatakan lebih banyak anak perempuan yang lahir daripada anak laki-laki. 

Ditambahkan dr. Naek, sperma suami sangat memegang kendali menentukan jenis kelamin anak. Meski demikian ada teknik yang dapat dilakukan agar seorang bisa memiliki anak laki-laki atau perempuan, meskipun tidak selamanya akurat 100 persen.

Menurut beberapa literatur, untuk mendapatkan anak laki-laki atau perempuan juga tergantung dari frekuensi dan kedalaman penetrasi. Apabila Anda menginginkan anak laki-laki maka kurangi frekuensi bercinta. 

Jarang bercinta membuat populasi sperma dan kaulitas semen (air mani) akan banyak sehingga memperbesar peluang sperma XY bertemu sel telur. Sementara untuk mendapatkan anak perempuan tingkatkan kuantitas bercinta yang membuat populasi sperma berkurang juga semennya sehingga peluang sperma XX lebih besar bertemu sel telur.

Seperti diketahui, konstruksi organ reproduksi wanita terdiri dari ovarium, fallopi, tuba fallopi, uterus, cervix, vagina dan labia minor dan mayor. Pada umumnya organ genital dari labia minor dan mayor hingga vagina bersifat asam yang bertujuan mencegah kuman. 

Dengan demikian menurut Dr. Naek bila ingin memiliki anak laki-laki disarankan pasangan suami istri melakukan gaya bercinta doggy style, di mana penetrasi semakin dalam yang membuat sperma lebih cepat bertemu dengan sel telur. Seperti diketahui bagian dalam vagina lebih bersifat basa yang cocok untuk sperma XY. 

Sedangkan untuk mendapatkan keturunan perempuan maka lakukan gaya bercinta berdiri dengan tujuan penetrasi tidak terlalu dalam karena hingga sperma akan keluar di bagian vagina yang bersifat asam yang sangat cocok bagi kromosom XX sehingga besar kemungkinan akan bertemu dengan sel telur.

Selain itu untuk mendapatkan anak berjenis kelamin laki-laki, maka lakukan hubungan mendekati masa subur wanita (0-14 hari setelah menstruasi). Pada masa ini kondisi rahim lebih bersifat basa yang cocok untuk sperma XY. Maka lakukan hubungan mendekati hingga 14 hari setelah menstruasi. 

Sedangkan untuk mendapatkan anak perempuan lakukan hubungan setelah ovulasi (pelemparan sel telur yang sudah matang) dimana kondisi rahim lebih asam yang cocok untuk kromosim XX sehingga kemungkinan mendapatkan anak perempuan lebih besar. 

Reporter : Christophorus Aji Saputro
Editor : Tommy Satria Ismaya Cahya