• News

  • Singkap Budaya

Inilah Rahasia Cinta Kepala Suku Dani “Mengharmoniskan”  41 Isterinya

41 istri dan keluarga kepala suku Dani
rjpkr88newsflash
41 istri dan keluarga kepala suku Dani

LEMBAH BALIEM, NETRALNEWS.COM - Suku Dani adalah salah satu suku asli Papua yang sangat disegani oleh suku-suku lain di tanah Papua. Tradisinya, ilmu supranaturalnya, dan banyak faktor lain yang membuat suku Dani disegani oleh suku-suku lain di Papua.

Salah satu aspek yang membuat suku Dani ini disegani, juga adalah kehadiran kepada suku Dani. Kharismanya yang membuat semua warga suku Dani sangat segan dan hormat padanya. Dengan demikian juga, akan dengan sendirnya membuat suku itu disegani oleh suku-suku lain di Papua.

Siapa kepala suku Dani itu? Adalah Obahorok. Obahorok adalah seorang bapak buta huruf dan primitif yang tinggal di daerah pegunungan Irian Jaya (sekarang Papua) Kabupaten Jayawijaya lembah baliem wamena, yang mengawini lebih kurang 40 istri ditambah 1 istri berkulit putih, berambut pirang warga negara asing (WNA) asal Amerika Serikat.

Mungkin Anda bertanya, apa rahasia Obahorok bisa memperistri sebanyak itu, dan bisa mengendalikannya dengan baik tanpa ada kekerasan dalam rumah tangga, hingga berujung perceraian? 

Itulah pertanyaan yang sangat mendasar, mengingat banyak suami di mana pun, meski hanya memiliki satu atau dua istri saja bisa berakhir di meja pengadilan. Bagaimana seseorang bisa mempunyai 41 istri dan semuanya tenang-tenang  alias hidup damai?

Sungguh luar biasa cara dan siasat seorang suami menghadapi puluhan istri yang dikawininya. Buktinya di dalam rumah tangga itu terciptanya suasana keluarga yang rukun, tentram damai serta terjalin mesra di antara satu istri dengan istri lainnya yang dilakukan oleh satu suami.

 Ia adalah kepala suku terkenal di wamena tahun 70-an.Obahorok ini adalah sosok bapa buta huruf dan primitif yang pula adalah pencipta lagu ”Suburnya Tanah di Papua” yang di liris oleh kelompok penyanyi terkenal tahun 70-an (Black Brothers).

Setiap istri mendapatkan satu honai (rumah asli masyarakat pegunungan tengah, dimana setiap pintu honai menghadap ke pintu dapurnya masing-masing. 

Jika dianalisa, tanggung jawab seorang suami ini sangat berat untuk menanggung kelangsungan hidup keempat puluh nasib istri agar mereka tidak saling mengeluh antara satu dengan lainnya, justru malah keempat puluh istri tersebut berjalan di atas satu rel. 

Belum lagi bagaimana mengurus anak-anak yang jumlahnya tentu sangat banyak. Apalagi di antara keempat puluh istri itu, Obahorok menikah lagi dengan seorang wanita muda berkulit putih berambut pirang asal Amerika Serikat.

Bapa buta huruf dan primitif ini, dengan pakaian khas adat hari-harinya yakni ’Koteka’ di dalam kepemimpinannya sangatlah unik, sehingga dengan kemampuan serta kecerdasan yang dimilikinya membuat 41 perempuan tergila-gila padanya.

Apa rahasianya ???

Rahasia yang dipakai dirinya untuk meredam kepentingan semua istri, itu berawal dari setiap siasat yang dilakukan dirinya tidak satu pun istri yang tahu. Siasat tersebut misalnya seperti ketika setiap kali ada hasil buruan binatang, seperti babi hutan, itu dirinya tidak membawa langsung serahkan di depan semua istri, tetapi hasil buruan binatang itu di potong dan selanjutnya dipisah atau dibagi-bagi sebanyak 40 bakul sesuai pembagian jatah setiap hak istri itu di luar rumah, lalu menunggu hingga malam.

 Di saat malam tiba posisi istri tetidur lelap di masing-masing honai, barulah hasil buruan itu diambil satu per satu, dimulai pada malam itu, Ia melakukan pembagian jatah bergilir di masing-masing honai secara rahasia pada malam.

Rahasia itu dicurahkan melalui kata ”Aku Cinta kau (I Love You-red), yang lain tidak. Ini bagian dari hasil buruanku untukmu, tolong jaga rahasia cinta kita baik-baik, jangan sampai teman-temanmu yang lain tahu tentang hubungan cinta kita.”

Secara terpisah tanpa diketahui istri-istri lainnya satu per satu tentunya memperoleh hak dan bahasa cinta yang sama tanpa ada perbedaan. Apa yang dilakukan oleh istri-istrinya? 

Pada akhirnya, 41 istri dari bapa buta huruf dan primitif ini masing-masing saling menjaga cintanya kepada sang suami. Masing-masing merasa diri sangat dicintai oleh suami mereka. 

Sehingga yang dilakukan para istri-istri tersebut dari waktu ke waktu menghadapi setiap tugas dan pekerjaan mereka sambil tersenyum manis, sembari mempertaruhkan cintanya masing-masing guna menjadikan satu suami menjadi suami mereka semua.

Itulah trik dari Bapak Obahorok yang meskipun tidak mengecap bangku pendidikan dengan inisiatifnya dapat menjaga rumah tangganya dengan 41 orang istri. Sesuatu yang pantas diacungi jempol.

Apakah Anda sanggup memiliki istri sebanyak Bapak Obahorok?  Siapa berani? Satu saja tidak mudah, apalagi banyak…

 

Editor : Thomas Koten
Sumber : Sarangsemutpapua