• News

  • Singkap Budaya

Inilah 10 Sifat Gadis Sunda yang Bisa Membuat Lelaki Termehek-Mehek

Seorang perempuan Suku Sunda sedang menampi padi
sumber.com
Seorang perempuan Suku Sunda sedang menampi padi

BANDUNG, NNC -  Apabila pacar Anda saat ini adalah gadis Sunda, pertahankanlah sekuatnya. Karena jika pacar Anda lepas atau akhirnya menikah dengan lelaki lain, dapat dipastikan Anda akan sangat menyesal.

Kalau masih sekadar berpindah ke lain hati dan menjadi pacar orang lain, suatu ketika masih bisa kembali ke pelukan Anda. Namun apabila sudah dilamar dan dinikahi pria lain, itu pertanda Anda harus siap-siap menyesal seumur hidup. Mengapa?

Banyak hal unik yang menjadi sifat khas bagi perempuan Sunda yang bikin Anda akan terus-menerus merasakan kangen dengan mantan pacar Anda.

Selain itu, Anda biasanya juga akan sulit melupakan tanah Sunda. Setiap menjumpai hal-hal berbau budaya Sunda, niscaya akan mengingatkan mantan pacar  Anda.

Jika Anda kemudian pergi jauh meninggalkan tanah Sunda hanya sekadar ingin melupakan mantan pacar Anda, tetap saja sewaktu-waktu muncul perasaan ingin kembali lagi ke tanah Sunda.

Tanah Pasundan memiliki keindahan di setiap sendi. Bisa dikatakan di setiap lini, ada surga yang tersembunyi. Dan di balik itu, banyak sekali gadis Sunda yang cantik dan memesona.

Bila tidak memiliki bayangan soal kecantikan gadis Sunda, lihat saja sosok-sosok artis yang berasal dari tanah Sunda itu. Sebut saja misalnya Syahrini,  Aura kasih, Raisa, dan Isyana Sarasvati. Mereka adalah sebagian kecil di balik keindahan dan kecantikan tanah Pasundan yang berhasil diekspos oleh media.

Pertanyaan selanjutnya, sesungguhnya apa saja yang menyebabkan tanah Sunda sulit dilupakan?  Apa saja yang bisa menyebabkan lelaki termehek-mehek dan sulit melupakan gadis Sunda?

1. Taat beribadah

Ketaatan terhadap agama bagi masyarakat Sunda merupakan pondasi utama yang tidak boleh ditinggalkan. Hal itu juga tercermin dalam tingkah laku gadis sunda.

Apa pun agama yang dianut, menjalankan perintah dan meninggalkan larangan agama bagi mereka merupakan keharusan yang tidak bisa dibantah.

2. Kreatif

Gadis Sunda, seperti halnya orang Sunda pada umumnya, terkenal kreatif. Maka, tidak mengherankan jika ada banyak seniman di layar kaca yang berasal dari tanah Sunda. Kreatifitas orang Sunda memang patut diacungi jempol. 

Kesenian di tanah Pasundan pun banyak bermunculan. Bahkan, beberapa sudah mendunia seperti angklung, wayang golek, tarian jaipong, dan lain-lain. Itu semua tak lepas karena adanya daya kreatifitas yang dimiliki orang Sunda.

3. Suka Bercanda

Sebagaimana orang Sunda pada umumnya, gadis Sunda terkenal humoris. Bahkan saking humorisnya, terkadang terlihat konyol apabila sedang bercanda.

Kebiasaan itu membuat beberapa di antara mereka tidak malu-malu saat tampil di depan umum untuk melawak. Jadi jangan heran kalau pelawak atau komedian di layar kaca banyak berasal dari tanah Sunda.

4. Murah senyum

Senyum itu indah. Itulah ungkapan yang sering muncul dalam pergaulan hidup sehari-hari.

Masyarakat Indonesia juga terkenal sebagai masyarakat yang murah senyum. Salah satu masyarakat yang termasuk paling murah senyum ialah masyarakat Sunda.

5. Penyayang

Sifat unik gadis Sunda atau perempuan Sunda selanjutnya ialah penyayang. Meskipun satu atau dua di antara mereka terlihat cuek, tetapi secara umum dapat dikatakan bahwa perempuan Sunda terkenal penyayang dan pengayom.

Jadi, jika pasangan Anda terlihat memiliki perhatian dengan orang lain khususnya mereka yang lebih muda atau sedang kesusahan, jangan cemburu buta dulu.

Itu hanyalah wujud ekspresi sifat penyayangnya.Tapi rasa sayang yang sesungguhnya, pasti hanya untuk Anda seorang.

6. Logat bicaranya sangat khas

Hanya dari logat bicaranya saja, orang Sunda dapat langsung dikenali. Meskipun berbicara menggunakan bahasa Indonesia, orang Sunda kadang masih membawa dialek aslinya yang khas Sunda, yaitu ‘bergelombang’.

Dalam masyarakat Sunda sendiri, logat atau nada bicara antara daerah kadang berbeda antara satu demngan daerah lainnya. Mereka memiliki intonasi suara yang berbeda-beda yang kadang terdengar lucu dan menggelikan bagi sebagian orang.

Hal itu juga tercermin menjadi keunikan dalam diri gadis Sunda. Kalau tidak percaya, Anda boleh buktikan sendiri tentang logat bicara gadis Sunda yang khas itu.

7. Orang Sunda  gareulis dan garanteng

Dalam bahasa Indonesia artinya cantik-cantik serta tampan-tampan. Di tanah Sunda sendiri ada istilah “Mojang Priangan” yang menggambarkan kecantikan dan karakter khas wanita Sunda yang cantik dan kemayu.

Coba Anda masuk ke pedalaman tanah Sunda, di sana pasti akan Anda ketemukan betapa banyaknya gadis Sunda yang kecantikannya sangat alamiah. Kalau tidak percaya, buktikan sendiri!

8. Saat hidup susah, dibawa santai

Kepribadian orang Sunda terkenal ‘nyantai’ dan tidak ribet. Mereka memandang suatu masalah dengan tenang dan dibawa santai.

Ini berbeda dengan perempuan Jawa yang  terkenal dengan keuletan dan keseriusannya. Namun bukan berarti orang Sunda malas kerja atau tidak mau berjuang.

Karakter orang Sunda diwakili oleh sosok Kabayan yang digambarkan sebagai seorang yang agak malas dan santai namun banyak akal.

Meskipun Si Kabayan adalah sosok fiktif, tetapi sosok yang sudah melegenda ini adalah salah satu cerminan dari sebagian masyarakat Sunda.

9. Suka lalapan dan sambel

Pernah berkunjung ke rumah orang Sunda atau makan di warung makan atau restoran Sunda?

Jangan aneh jika Anda dijamu dengan suguhan lalapan dan sambal yang dipadukan dengan tempe goreng, tahu goreng, dan menu lainnya. Suasana jamuan akan semakin nikmat karena biasanya disajikan dengan menghadirkan suasana pemandangan alam yang indah.

Banyak kisah yang menghubungkan bahwa kecantikan perempuan Sunda dikarenakan mereka suka makan lalapan itu. Maka, setiap kali menjumpai lalapan, ingatan Anda akan dibawa kembali ke tanah Sunda.

10. Kalau marah seperti bercanda

Karena tekstur wajah, bahasa, serta sifatnya yang humoris dan santai, maka meskipun mereka sedang marah, tidak akan terlihat seperti sedang marah.

Hal itu tentu sangat berbeda dengan sifat khas orang Batak. Orang Batak meskipun sedang ngobrol, terkesan seolah-olah sedang berantem.

 

Penulis : Thomas Koten
Editor : Taat Ujianto
Sumber : Disarikan dari berbagai sumber