• News

  • Singkap Budaya

Apakah Suku Anda Termasuk Suku Populer di Indonesia?

Ilustrasi keragaman budaya dan suku-suku di Nusantara
istimewa
Ilustrasi keragaman budaya dan suku-suku di Nusantara

JAKARTA, NNC - Di Indonesia terdapat ratusan suku dengan ribuan sub-suku. Tentu saja, semua suku tersebut sama-sama penting dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Hanya saja, dengan kaca mata tertentu, harus dikatakan bahwa di Nusantara ini ada suku-suku yang memang cenderung leboh menonjol sehingga bisa dikategori sebagai suku yang populer.

Mungkin, menonjol tidaknya bersifat relatif  atau subjektif. Misalnya dilihat berdasarkan jumlah jiwa, dikenal tidaknya oleh mayoritas bangsa Indonesia dan masyarakat dunia, atau pertimbangan lainnya.

Berdasarkan penelusuran yang dilakukan Netralnews (NNC), paling tidak ada 26 suku di Nusantara yang dapat dikelompokkan sebagai suku-suku yang populer, dalam arti suku-suku itu sering disebut dan didengar dalam etalase ruang publik negeri ini.

Artinya, apabila ada suku tertentu yang menurut Anda layak disebut sebagai suku populer dan tidak termasuk dalam daftar suku berikut, itu bukan berarti suku tersebut tidak penting atau kurang dianggap.

Bisa jadi, hal itu hanya dikarenakan suku tersebut belum familiar di telinga mayoritas bangsa Indonesia.

1. Suku Jawa

Suku Jawa merupakan suku dengan jumlah penduduk terbanyak di Indonesia. Mayoritas berasal dari Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Daerah Istimewa Yogyakarta. 

Selebihnya tersebar di seluruh wilayah dan daerah di Indonesia. Hampir tidak ada pulau dan daerah yang tidak terdapat suku Jawa.

2.Suku Sunda 

Suku Sunda merupakan etnis yang berasal dari bagian barat pulau Jawa, yang dahulu biasa disebut dengan istilah Tatar Pasundan.

Wilayahbya kini masuk dalam administrasi Provinsi Jawa Barat, Banten, Jakarta, Lampung, dan wilayah Barat Jawa Tengah (Banyumasan). Orang Sunda tersebar di berbagai wilayah Indonesia, seperti halnya suku Jawa.

3. Suku Melayu 

Suku Melayu adalah sebuah kelompok etnis dari orang-orang Austronesia terutama yang menghuni Semenanjung Malaya, Sumatra bagian Timur, bagian Selatan Thailand, pantai Selatan Burma, Pulau Singapura, Borneo pesisir termasuk Brunei, Kalimantan Barat, Sarawak, dan Sabah pesisir, serta pulau-pulau kecil yang terletak antara lokasi ini, yang secara kolektif dikenal sebagai Alam Melayu.

4. Suku Batak 

Suku Batak termasuk salah satu suku bangsa terbesar di Indonesia. Nama suku ini merupakan suatu tema kolektif untuk mengidentifikasikan beberapa suku bangsa yang bermukim dan berasal dari pantai Barat dan pantai Timur Provinsi Sumatera Utara.

Suku bangsa yang dikategorikan sebagai Batak antara lain: Batak Toba, Batak Karo, Batak Pakpak, Batak Simalungun, Batak Angkola, dan Batak Mandailing.

5. Suku Minangkabau

Suku Minangkabau atau disingkat Minang merujuk pada entitas kultural dan geografis yang ditandai dengan penggunaan bahasa, adat yang menganut sistem kekerabatan matrilineal, dan identitas agama Islam.

Secara geografis, Minangkabau meliputi daratan Sumatera Barat, separuh daratan Riau, bagian Utara Bengkulu, bagian Barat Jambi, pantai Barat Sumatera Utara, Barat Daya Aceh, dan Negeri
Sembilan di Malaysia.

6. Suku Dayak 

Suku Dayak  adalah suku terbesar di Pulau Kalimantan, dengan sebarannya di Brunei, Malaysia.

Ada 5 suku atau 7 suku asli Kalimantan yaitu Melayu, Dayak, Banjar, Kutai, Paser, Berau dan Tidung.  Suku Dayak terkenal luas sebagai suku yang memiliki kekuatan mistis yang sangat tinggi.

7. Suku Bugis

Suku Bugis  merupakan kelompok etnik dengan wilayah asal Sulawesi Selatan. Ciri utama kelompok etnik ini adalah bahasa dan adat-istiadatnya.

Namun, pendatang Melayu dan Minangkabau yang merantau ke Sulawesi sejak abad ke-15 sebagai tenaga administrasi dan pedagang di Kerajaan Gowa dan telah terakulturasi, juga dikategorikan sebagai orang Bugis.

8. Suku Tionghoa

Suku Tionghoa merupakan suku pendatang dari Tiongkok menetap di Indonesia dengan telah melewati tahapan demi tahapan dan dari generasi ke generasi, sejak ribuan tahun lalu.

Suku Tioghoa tidak mendominasi di satu daerah atau pulau saja, tetapi tersebar di seluruh wilayah di Nusantara, terutama di Jakarta, Semarang, Surabaya, Pontianak, dan Bangka-Belitung.

9. Suku Banten 

Suku Banten adalah penduduk asli di Tatar Pasundan yang mendiami bekas daerah kekuasaan kesultanan Banten di luar Parahiyangan, Cirebon dan Jakarta. Nama suku Banten pun kini sudah menjadi nama provinsi Banten yang dulu menjadi kesultanan Banten.

10. Suku Madura 

Suku Madura merupakan etnis dengan populasi cuku besar di Indonesia, jumlahnya sekitar 20.179.356 juta jiwa (sensus 2014). Mereka berasal dari Pulau Madura dan pulau-pulau sekitarnya.

11. Suku Bali

Suku Bali adalah suku yang mendiami Pulau Dewata Bali, dengan ciri khas budaya yang unik yang dipengaruhi Hindu dan Budha. Suku Bali, seperti halnya dengan suku Madura, identik dengan pulau yang didiaminya.

12.  Suku Aceh

Suku Aceh adalah suku yang mendiami di provinsi dan kota Banda Aceh. Berdasarkan perkiraan terkini, jumlah suku Aceh mencapai 3.526.000 jiwa, yang sebagian besar bertempat tinggal di Provinsi Aceh, Indonesia.

13. Suku Banjar

Suku Banjar adalah suku bangsa yang menempati wilayah Kalimantan Selatan, serta sebagian Kalimantan Tengah dan sebagian Kalimantan Timur.

Populasi Suku Banjar dengan jumlah besar juga dapat ditemui di wilayah Riau, Jambi, Sumatera Utara dan Semenanjung Malaysia karena migrasi orang Banjar pada abad ke-19 ke Kepulauan Melayu.

14. Suku Papua

Suku Papua sebenarnya terdiri dari ratusan suku yang mendiami pulau Irian atau pulau Papua.  Pada masa pemerintahan kolonial Hindia-Belanda, wilayah ini dikenal sebagai Nugini Belanda (Nederlands Nieuw-Guinea atau Dutch New Guinea).

Setelah bergabung dengan  Indonesia, wilayah ini dikenal sebagai propinsi Irian Barat sejak tahun 1969 hingga 1973.

15. Suku Lampung

Asal-usul ulun Lampung (orang Lampung) erat kaitannya dengan istilah Lampung sendiri.

Pada abad ke VII orang di negeri Cina sudah membicarakan suatu wilayah di daerah Selatan (Namphang) dimana terdapat kerajaan yang disebut Tolang Pohwang. “To” berarti “orang” dan “Lang Pohwang” adalah “Lampung”.

16. Suku Sasak 

Suku Saksak adalah suku bangsa yang mendiami pulau Lombok dan menggunakan bahasa Sasak.

Sebagian besar suku Sasak beragama Islam, uniknya pada sebagian kecil masyarakat suku Sasak, terdapat praktik agama Islam yang agak berbeda dengan Islam pada umumnya yakni Islam Wetu Telu.

17. Suku Makassar

Suku Makassar adalah nama Melayu untuk sebuah etnis yang mendiami pesisir selatan Pulau Sulawesi. Lidah Makassar menyebutnya “Mangkasara” berarti “mereka yang bersifat terbuka.”

Etnis Makassar ini adalah etnis yang berjiwa penakluk, namun demokratis dalam memerintah, gemar berperang, dan jaya di laut.

19. Suku Betawi 

Suku Betawi adalah sebuah suku bangsa di Indonesia yang penduduknya umumnya bertempat tinggal di Jakarta.

Secara biologis, mereka yang mengaku sebagai orang Betawi adalah keturunan kaum berdarah campuran aneka suku dan bangsa yang didatangkan oleh Belanda ke Batavia.

20. Suku Mandar

Suku Mandar sebagai mayoritas penghuni Sulawesi Barat.  Suku Mandar juga mendiami Kalimantan, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah. 

21. Suku Minahasa

Suku Minahasa adalah salah satu suku bangsa yang terdapat di Sulawesi Utara, Indonesia. Suku Minahasa merupakan suku bangsa terbesar di provinsi Sulawesi Utara. Orang-orang Manado dimasukkan ke dalam suku Minahasa ini.

22. Suku Gorontalo

Suku Gorontalo atau Hulontalo adalah penduduk asli provinsi Gorontalo di bagian utara pulau Sulawesi. Bahasa mereka adalah bahasa Gorontalo.

23. Suku Flores

Suku Flores, seperti suku Madura dan suku Bali, yaitu identik dengan pulaunya. Suku Flores merupakan percampuran etnis antara melayu, Melanesia, dan portugis yang mendiami pulau Flores. Karena pernah menjadi koloni portugis, maka interaksi dengan kebudayaan Portugis sangat terasa dalam kebudayaan Flores.

24. Suku Bima

Suku Bima atau Dou Mbojo adalah suku yang mendiami Kabupaten Bima  dan Kota Bima di Pulau Sumbawa. Suku ini menggunakan Bahasa Bima  atau Nggahi Mbojo dengan budaya yang khas.

25. Suku Ambon

Suku Ambon, juga identik dengan pulau Ambon atau kota Ambon. Suku Ambon sebenarnya berasal dari suku asli Alifuru,  yang sekaligus merupakan suku asli kepulauan Maluku yang merupakan campuran Austronesia-Papua. Bahasa suku Ambon adalah bahasa Ambon.

26. Suku Toraja

Suku Toraja  menetap di sekitar pegunungan bagian Utara Sulawesi Selatan. Populasinya diperkirakan mencapai sekitar 1 juta jiwa dan 500.000 jiwa di antaranya tinggal di sekitar wilayah Kabupaten Tana Toraja, Kabupaten Toraja Utara, dan Kabupaten Mamasa.

Penulis : Thomas Koten
Editor : Taat Ujianto
Sumber : dari berbagai sumber