• News

  • Singkap Budaya

Ketika Jajak Jenderal Mabok Diburu di Bulan Ramadan

Penjual Jajak Jenderal Mabok di Tenggarong, Kalimantan Timur
Foto: Antaranews
Penjual Jajak Jenderal Mabok di Tenggarong, Kalimantan Timur

TENGGARONG, NETRALNEWS.COM - Jajak jenderal mabok adalah jenis makanan ringan khas berasal Tanah Grogot, Paser, dan sangat terkenal sebagai salah satu tradisi kuliner di sekitar Tenggarong, Samarinda, Balikpapan dan beberapa kota lain di Kalimantan Timur.

Makanan ini  selalu diincar oleh seluruh lapisan masyarakat saat Bulan Suci Ramadan tiba. Tentu saja hal ini menjadi rezeki “tiban” para penjaja makanan selama Bulan Ramadan.

Mereka menjual kue berwarna hijau itu di pinggiran jalan. Menjelang buka puasa, para pembeli segera mengerubungi para penjual. Maklum, makanan itu biasanya cepat habis diborong para penggemarnya.

Konon, karena rasanya legit maka dahulu membuat seorang jenderal mabuk. Sejak itu, makanan tersebut dinamakan “Jajak Jenderal Mabok”. Mungkin Jenderal yang mabuk karena ketagihan bernama “Jajak”.

Biasanya, si pembuat jajak jenderal mabok mencetak dalam satu loyang, kemudian dibagi menjadi 8 iris. Para penjaja di Tenggarong biasanya menjual per iris antara Rp12 ribu-Rp13 ribu.

Bagi Anda yang ingin menyantapnya bisa membeli di jalan-jalan umum di sekitar kota Kalimantan Timur. Namun jika Anda berasal dari luar daerah itu, dipersilakan untuk membuat sendiri.

Berikut bahan dan cara pembuatannya:

Bahan: 8 lembar daun pandan, 7 lembar daun suji, 300 cc santan kental  dari 1 butir kelapa, 200 gram gula pasir, 350 gram putih telor, 0,5 sendok teh garam, 60 gram mentega (dilelehkan), 150 gram tepung terigu, keju parut secukupnya.

Cara membuat:

Pertama, tumbuk halus daun pandan dan suji (atau diparut) peras, dan saring. Kemudian campur hasil saringannya dengan santan dari hasil parutan 1 butir kelapa. Agar cairan itu tahan lama, sebaiknya rebus terlebih dahulu.

Kedua, kocok putih telor dengan gula hingga kaku.

Ketiga, campur santan hijau, garam, mentega cair, tepung. Kemudian, masukan kocokan putih telur dan aduk rata pelan-pelan.

Keempat, tuang adonan dalam loyang berdiameter 20 centimeter atau sesuai selera yang telah diolesi mentega dan ditaburi tepung. Selanjutnya kukus atau panggang selama 40 menit. Jajak Jenderal Mabok telah matang dan siap disajikan.

Editor : Taat Ujianto
Sumber : dari berbagai sumber