• News

  • Singkap Budaya

Rasanya ‘Menggigit’ Lidah Pemudik Lebaran, Inilah Rujak Khas Suku Aceh

Rujak U Groh khas Aceh
Netralnews/ Dok.Istimewa
Rujak U Groh khas Aceh

ACEH BESAR, NETRALNEWS.COM – Bagi Anda yang pulang kampung atau mudik Lebaran melewati Aceh Besar, jangan lewatkan makanan tradisi suku Aceh yang satu ini. Namanya Rujak Batok, atau Lincah U Groh, atau sering disebut juga Rujak U Groh.

Saking terkenal dan sangat disukai pemudik Lebaran, gerai rujak unik ini biasanya berjajar di sepanjang jalur Banda Aceh menuju Medan, terutama di sekitar kilometer 23,5, Kecamatan Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar, Nanggroe Aceh Darussalam.

Walaupun namanya rujak, tapi jangan samakan dengan rujak buah pada umumnya. Mengapa? Umumnya, rujak terbuat dari aneka jenis buah, tapi rujak yang satu ini terbuat dari batok kelapa.

Rasanya makyoss dan dipastikan "menggigit" lidah karena saking nikmatnya. Pemudik sangat menikmatinya karena sangat menyegarkan dan bisa mengobati rasa lelah akibat menempuh perjalanan yang jauh saat mudik.

Sambil menikmati rujak, pemudik biasanya sempatkan diri duduk-duduk menikmati pemandangan sawah yang menghampar di kanan dan di kiri jalan raya. Tetapi patut hati-hati sebab suasana sejuk dan nikmatnya rujak bisa membuat pemudik menjadi malas melanjutkan perjalanan.

Bagaimana gambaran cara pembuatan rujak khas suku Aceh ini?

Kelapa muda dikupas kulitnya hingga diperoleh batok kelapa. Kerik seluruh kulit yang menempel dan cuci bersih. Potong ukuran  sesuai selera kemudian dicampur dengan bumbu rujak khas Aceh, lengkap dengan cabai dan perasan air jeruk nipis.

Pagi pemudik yang mengendarai sepeda motor, dipastikan akan tergiur begitu melewati gerai yang berjajar di pinggir jalan. Rasa lelah akan terbayar begitu sudah menikmati bagaimana nikmatnya Rujak U Groh.

Sebagian pemudik bahkan membelinya untuk menjadi cemilan dalam perjalanan. Ada pula yang membeli untuk dibungkus sebagai oleh-oleh bagi saudara yang akan dituju.

Editor : Taat Ujianto

Apa Reaksi Anda?