• News

  • Singkap Budaya

Ini Khusus untuk Sesama Remaja Sunda, Selebihnya Tak Santun

Ilustrasi remaja dan budaya Sunda
foto: istimewa
Ilustrasi remaja dan budaya Sunda

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Menukil catatan Donny Indra Sulistyo Budi berjudul "Bahasa Sunda di Kalangan Remaja" yang dilansir budaya-indonesia.org, mengingatkan betapa pentingnya generasi muda di Jawa Barat, khususnya  etnis Sunda, untuk mempertahankan etika sosial, kesopanan, dan kesantunan dalam berbahasa.

Bahasa Sunda adalah bahasa asli daerah Jawa Barat. Selain bahasanya yang menjunjung sopan santun, ada banyak sekali kosakata unik dalam Bahasa Sunda.

Selain kata atuh, teh, mah, da yang sering disisipkan dalam perkataan orang sunda, adapula beberapa kata yang sering diucapkan khususnya oleh remaja Sunda.

Namun, kata-kata ini biasanya hanya diucapkan oleh sesama remaja Sunda karena jika diucapkan kepada orang yang lebih tua akan dianggap kurang sopan. Beberapa kata tersebut di antaranya sebagai berikut:

Lur. Lur berasal dari kata dulur yang artinya saudara. Contohnya:

"Kamana lur?" (Kemana saudaraku?)

"Bade ka hareup sakedap." (Mau ke deoan sebentar)

Edas. Edas berasal dari kata edan atau yang artinya keren.

Jangar. Jangar artinya menyatakan keadaan yang memusingkan. Jangar hampir memiliki arti yang sama dengan kata lieur.

"Ulangan matematikana jangar nya." (Ulangan matematikanya pusing ya.)

Rujit. Rujit dalam bahasa Indonesia artinya sangat kotor atau menjijikan.

Haro. Haro berasal dari kata hoream yang artinya malas untuk melakukan suatu hal.

"Jadi indit teu?" (Jadi pergi tidak?)

"Henteu ah haro." (Tidak ah malas)

Meur. Meur berasal dari kata meur.eun yang artinya mungkin.

"Isuk kadieu jam sabaraha?" (Besok ke sini jam berapa?)

"Beres ashar meur." (Setelah Ashar mungkin)

Wae. Wae bisa diartikan dua hal, yaitu saja dan lagi.

"Didieu wae diukna." (Disini saja duduknya)

"Maneh deui maneh deui..." (Kamu lagi kamu lagi...)

Keukeuh. Kekeuh dalam bahasa Indonesia artinya ngotot atau keras kepala.

Wadul. Wadul artinya bohong, ada juga kata lain memiliki arti yang mirip yakni waduk dan caduk.

Urang dan maneh. Urang adalah kata panggilan untuk saya, sedangkan maneh adalah kamu. Kata-kata ini diucapkan sebagai penunjuk menyatakan diri sendiri ataupun lawan bicara.

Adapun kata aing yang artinya sama seperti urang, tetapi konteksnya lebih kasar, biasanya diucapkan kepada teman yang sudah dekat.

Itulah beberapa kata yang sering diucapkan oleh remaja Sunda, masih ada kata-kata lain yang digunakan remaja sunda yang sifatnya halus hingga kasar.

Semoga dengan adanya artikel ini dapat memudahkan kawan-kawan yang berasal dari luar Jawa Barat untuk berinteraksi dengan orang Sunda dan sekitarnya.

Editor : Taat Ujianto