• News

  • Singkap Budaya

Karena ‘Buddha Tidur’ Pelosok Bogor Jadi Terkenal

Buddha Tidur di Tonjong, Kabupaten Bogor
Netralnews/Taat Ujianto
Buddha Tidur di Tonjong, Kabupaten Bogor

BOGOR, NETRALNEWS.COM – Siapa sangka, Vihara yang satu ini menjadi terkenal di Nusantara karena memiliki patung “Buddha Tidur” terbesar di Indonesia. Keberadaannya sekaligus membuat wilayah pelosok di sekitarnya menjadi terkenal.

“Sleeping Buddha” atau Buddha Tidur tepatnya berada di Kampung Jati RT 02/06 Desa Tonjong, Kecamatan Tajur Halang, PWRI Kemang, Kabupaten Bogor.

Sleeping Buddha merupakan salah satu kekayaan Vihara Buddha Dharma dan 8 Pho Sat merupakan salah satu obyek wisata religi di Bogor. Panjang patung tersebut mencapai 18 meter dan tinggi 5 meter.

Patung besar berbadan emas ini menggambarkan g Buddha sedang tidur di bawah pohon boddhi, beratap langit, dan berlatar belakang keindahan gunung.

Sementara di sisi kiri dan kanan Buddha Tidur, terdapat banyak miniatur Buddha duduk berjejer didalam lemari kaca. Patung-patung kecil ini bertuliskan nama-nama penyumbang Vihara ini.

Filosofi Buddha Tidur dengan menghadap ke kanan perlu diketahui bahwa dilihat dari kacamata kesehatan, merupakan posisi terbaik tidur miring karena tidak mengganggu organ jantung yang tetap bekerja meski  sedang tidur.

“Vihara Buddha Dharma dan 8 Phosat dibangun pada tahun 2006 oleh Bapak Andy Suwanto Dhanujaya atau biasa dipanggil Bapak Ade,” tutur Andrean Lim, Sekretaris Yayasan Buddha Dharma kepada Netralnews beberapa hari lalu.

Menurut penuturannya, nama 8 Phosat karena disesuaikan dengan keberadaan Vihara yang memiliki 8 Phosat secara lengkap yang kedudukannya lebih tinggi dari dewa-dewi.

“Pembangunan Vihara Buddha Dharma dan 8 Pho Sat memakan waktu sekitar 1 tahun. Diharapkan juga, keberadaannya bisa membuat wilayah Tonjong terkenal,” lanjut Andrean.

Menurut Andrean, jumlah umat Buddha di sekitar Tonjong mencapai sekitar 300 kepala keluarga. Mereka mayoritas merupakan warga peranakan Tionghoa.

“Mayoritas di sini Tionghoa-Sunda, bisa diibaratkan sama seperti Cina-Benteng, gitu,” tutur Andrean.
 
Bila dibandingankan dengan patung Buddha Tidur di Indonesia, patung di Tonjong ini adalah terbesar. Di daerah lain yakni di Mojokerto, Jawa Timur, juga ada patung serupa tetapi ukurannya lebih kecil.

Sementara di luar negeri patung Budha Tidur ada banyak yakni di di Tiongkok, Thailand, hingga Malaysia. Salah satu yang membedakan antar patung tersebut adalah bahan dan cara pembuatannya.

Berdasar penelusuran Netralnews, untuk Buddha Tidur di Vihara Buddha Dharma dan 8 Pho Sat ini dibuat oleh seniman pahat dari Bandung, Jawa Barat.

Sang seniman menggunakan teknik menumpuk dan mengatur batu kali kemudian dibentuk menyerupai patung, selanjutnya dicor.

Semua proses pembangunan ini dilakukan secara gotong royong dan umat Buddha di sekitar Tonjong saling berbagi dan menyumbang sehingga pembangunan menjadi relatif lebih ringan.

Dalam rangka menyambut Tahun Baru Imlek, Andrean mengungkapkan bahwa di Vihara iniakan diadakan sejumlah acara mulai ibadah hingga pentas barongsai.

"Pagi biasanya berkumpul bersama keluarga, baru sekitar pukul 13.00, akan diadakan pertunjukan barongsai," pungkas Andrean.

Saksikan video Buddha Tidur di sini:

Editor : Taat Ujianto