• News

  • Singkap Budaya

Ketika Tentara Gunakan Seni sebagai Pemersatu

Kodim 1001 AMT-Balangan gelar lomba tari khas Kalimantan
Foto: Antara
Kodim 1001 AMT-Balangan gelar lomba tari khas Kalimantan

BANJARMASIN, NETRALNEWS.COM - Komando Distrik Militer (Kodim) 1001/Amt-Balangan, mengadakan lomba tari khas Kalimantan dalam rangka komunikasi sosial (komsos) kreatif yang bertempat di Gedung Sanggam Paringin, ibukota Kabupaten Balangan, Provinsi Kalimantan Selatan, Senin (31/8).

Dandim 1001/Amt-Balangan Letkol Inf Ali Ahmad Satriyadi di Balangan, Senin, berharap pagelaran seperti ini akan mampu untuk mempererat silaturahim antara TNI dengan masyarakat.

Dikatakannya, para peserta berasal dari sekolah maupun sanggar seni di Kabupaten Balangan, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Lomba tari dengan tema membentuk SDM kreatif, inovatif, dan adaptif ini diikuti peserta dari sekolah maupun sanggar seni di wilayah Bumi Sanggam. julukan kabupaten setempat.

"Seni merupakan salah satu wadah pemersatu dan menunjukkan kekompakan, meskipun bersaing dalam memperebutkan gelar, namun persaingan tetap selalu sehat serta persaingan tersebut dapat dijadikan pengalaman serta pengetahuan bagi para peserta untuk kesempatan ajang lainnya," ungkapnya.

Ia juga berpesan agar para peserta dan penggiat seni tetap semangat dalam mengembangkan diri terutama tari tradisional, dengan lebih menggali warisan budaya daerah dan seni-seni tradisional yang ada.

Dalam gelar lomba pagelaran tari khas Kalimantan tersebut, Sanggar Tari Wadian Tambai asal Kecamatan Halong berhasil menjadi pemenang dengan membawakan Tari Ipalas yang berarti tari pengobatan.

Sanggar Tari Wadian Tambai Kecamatan Halong, memang sudah dikenal sebagai sanggar tari yang mampu melahirkan para penggiat seni tari, serta telah mampu turut memperkenalkan nama Kabupaten Balangan hingga tingkat nasional.

Salah satu juri perlombaan, Yansyah yang merupakan salah satu tokoh seni di Kabupaten Balangan, mengatakan, kriteria penilaian tari ini adalah harmonisasi antara wirama, wiraga dan wirasa. Kemudian, kostum dan kesesuaian tema.

"Kita berharap akan ada banyak pagelaran atau lomba-lomba seni tradisional di Kabupaten Balangan, selain sebagai wadah untuk membentuk kreatifitas, sekaligus sebagai sarana pengembangan bakat yang nantinya akan mampu menjadi daya tarik daerah itu sendiri," tuturnya.

Editor : Taat Ujianto
Sumber : Antara