• News

  • Singkap Budaya

Ingin Mengenal Suku Bali Majapahit, Ini Dia 

Ritual Bali Majapahit
wacana
Ritual Bali Majapahit

JAKARTA, NETRALNEWS.COM –  Suku yang mendiami Pulau Dewata, Bali, ada sebernya ada beberapa, tetapi secara umum, dapat dikatakan ada dua suku mayoritas. Pertama, suku Bali Aga, dan kedua suku Bali Majapahit. 

Suku Bali Majapahit ini boleh dikatakan lebih banyak daerah pendudukannya. Dan umumnya mereka mendiami daerah-daerah pesisir pantai dan menguasasi daerah-daerah atau kantong-kantong pariwisata yang ada di Pulau Dewata.

Suku Bali Majapahit ini, merupakan pendatang dari Jawa yang terjadi di zaman kerajaan Majapahit. Hal itu terlihat dari agama Hindu yang mereka anut, dan adat- istiadat yang kental bernuansa Majapahit.. Suku Bali ini juga menjadi salah satu pengaruh dari sejarah suku Bali. 

Mata pencaharian suku ini yaitu bercocok tanam di sawah. Ikatan solidaritas antara sesama anggota satu Subak (satu sumber air yang sama) terlihat saat rapat Subak atau pada saat upacara keagamaan khusus.

Ada juga ikatan Dadia, suatu Dadia umumnya menempati suatu komplek rumah yang dibangun dengan tembok sekitar 2 meter dengan sebuah pintu masuk yang dihiasi dengan gapura serta anak tangga. Di dalamnya ada sebuah kuil tempat pemujaan keluarga.

Ikatan lain didasarkan atas ikatan keagamaan orang Bali, yaitu Hindu Bali. Ada juga ikatan berdasarkan aktivitas, mata pencaharian dan antara warga kasta. Dan hingga kini hubungan relasi kekeluargaan dan hubungan sosial dalam kesehariannya juga mencerminkan kasta ini. 

Semua adat istiadat Hindu, yang dijalankan pada masa kerajaan Majapahit, itu diteruskan hingga sekarang. Dulu ketika Majapahit runtuh orang-orang yang tetap berpegang agama Hindu mengungsi ke Bali dan terus punya keturunan sampai saat ini. Dan semuanya masih kental dengan adat istiadat Bali.

Silsilah orang Bali biasanya dicatat dengan memakai lontar. Dan lontarnya memakai huruf Jawa, Itu menunjukkan kalau masyarakat Bali merupakan keturunan Majapahit. 

Menurut berbagai sumber, dikatakan kalau masyarakat Bali sekarang ini, masuk generasi ke 15 terhitung dari masa keruntuhan Majapahit.  Orang Bali dan orang Jawa sekarang ini kebanyakan berasal dari Majapahit. 

Kecuali dari suku Bali Aga, yang hingga kini mengakui dan diakui merupakan suku asli yang mendiami Pulau Dewata, Bali. Dan suku Bali Aga itulah di zaman Majapahit sulit dikalahkan oleh Mahapatih Gajah Mada yang ketika hendak mempersatukan Nusantara sesuai dengan Sumpah Palapa yang sudah digemakannya.

 

Editor : Thomas Koten
Sumber : Dari berbagai sumber