• News

  • Singkap Budaya

Ingin Tahu Alasan Gadis Jambi Menangis di Air Terjun? Nah,Baca Dulu!

Ilustrasi: Gadis Jambi Menangis di Air Terjun
Istimewa
Ilustrasi: Gadis Jambi Menangis di Air Terjun

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Mitos adalah kisah atau cerita yang berkaitan dengan alam. Semua daerah dan suku di Nusantara memiliki cerita atau mitos sendiri-sendiri. Itu juga yang ada di Jambi. Suku di Sumatra ini memiliki banyak cerita berupa legenda dan mitos.

Ada satu mitos yang tumbuh kental di Jambi adalah tentang seorang gads yang selalu menangis di air terjun Tegan Kiri. Air terjun ini berada di ketinggian sekitar  10 meter.  Letaknya di di Dusun Rantau Pandan, Kecamatan Rantau Pandan, Kabupaten Bungo, Jambi. Bahkan Air terjun ini sampai sekarang menjadi sumber mata air bagi penduduk rantau pandan.

Air Terjun Tegan Kiri ini awalnya ditemukan oleh Orang suku Kubu atau Suku Anak Dalam (SAD). Keturunan dari mereka yang menemukan air terjun ini lah yang sampai saat ini mengelola dan menjaganya. Mereka terdiri dari 2 (dua) keluarga, yakni keluarga penjaga pintu masuk dan penjaga parkir.

Ada keanehan penuh mistik di Air Terjun Tegan Kiri ini adalah selalu terdengar suara tangisan yang terdengar di gemerciknya air terjun seperti tangisan seorang wanita muda (gadis). Suara tangisan itu biasanya terdengar di saat hujan turun disertai panasnya matahari.

Kendati masyarakat sekitar sering mendengar suara gadis menangis, tetapi tidak pernah diganggu oleh apa pun termasuk dari sumber suara tersebut.

Masyarakat setempat mengatakan dulunya di lokasi air terjun tersebut  pernah tumbuh bunga bangkai. Nah,  ada dua orang anak gadis meninggal saat memegang bunga bangkai. Oleh karena itu, setelah kejadian itu di sekitaran air terjun sering terdengar suara gadis menangis.

Sehingga masyarakat di sekitarnya berkesimpulan suara tangisan pada air terjun ini adalah suara tangisan arwah gadis tersebut.

 

Penulis : Thomas Koten
Editor : Farida Denura
Sumber : Diolah dari Marimembaca

Apa Reaksi Anda?