• News

  • Singkap Budaya

Ngeri Ada Hukuman Mati Orang Rimba, Apa saja Pelanggarannya?

Laki-laki Orang Rimba adalah orang-orang yang gagah. Banyak diantara mereka memiliki postur seperti model
Akarasa
Laki-laki Orang Rimba adalah orang-orang yang gagah. Banyak diantara mereka memiliki postur seperti model

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Hukum dan perundang-undangan yang ketat bukan hanya berlaku pada masyarakat modern dan merasa diri beradab pada masyarakat umumnya. Tetapi jaga dalam masyarakat primitif. 

Malah tata aturan perundang-undangan dan hukum positif yang dianut orang-orang modern, kerap begitu mudah dilanggar dengan berbagai argumentasi dan rasionalisasi dari  para pelanggarnya. Sehingga, para pelanggarnya pun bisa bebas dari segala jeratan hukum yang ada.

Dan di belahan dunia mana pun, terdapat salah satu atau beberapa aturan hukum yang ketat, yang jika dilanggar akan mendapat ganjaran hukumannya berupa hukuman mati. Dan hukuman mati merupakan jenis hukuman yang paling berat muka bumi.

Dan hukuman mati ini bukan hanya diperbincangkan dan menjadi permasalahan dalam hukum positif orang-orang di masyarakat yang dianggap sudah modern dan beradab, tetapi  ternyata berlaku juga dalam masyarakat yang dinilai masih primitif seperti Orang Rimba di Jambi

Dalam hal ini, Orang Rimba memiliki aturan mengenai incest. Mereka melarang pernikahan antara sesama saudara sedarah, baik saudara kandung maupun saudara tiri. Demikian juga dilarang menikah dengan orangtuanya, dengan kakek neneknya dan dengan puyangnya.

 Hal itu berarti mereka dilarang menikah dengan anak, cucu, dan cicit. Mereka dianjurkan untuk menikah dengan bujang atau gadis yang berasal dari kerabat agak jauh. Tujuannya agar tali kekerabatan terus terjalin.

Bagaimana jika itu dilarang? Apa denda adat atau hukuman yang harus diberikan? Tidak lain adalah hukuman mati. Dan itu sudah sering diterapkan di komunitas suku Kubu atau yang sering disebut suku Anak Dalam atau Orang Rimba ini.

Dalam pelaksanaan hukuman mati akibat pelanggaran adat, yaitu melakukan perkawinan incest ini pun melewati proses yang lama juga. Dilalui dengan berbabai macam persidangan yang dipimpin oleh ketua adat Orang Rimba

Kalau dinilai benar-benar melanggar hukum adat dengan perkawinan incest ini, baru dilakukan eksekusi hukuman mati. Memang sangat jarang terjadi, tetapi itulah yang sudah dilakukan di komunitas Orang Rimba

Tata cara dan bentuk pelaksanaan hukuman mati ini belum ditelusuri secara jelas, dan sulit ditelusuri dan dicari informasinya, karena dilakukan secara sangat rahasia. Dan itu tidak boleh diceritakan, karena masih dianggap aib Orang Rimba.

 

Penulis : Thomas Koten
Editor : Farida Denura
Sumber : Diolah dari berbagai sumber

Apa Reaksi Anda?