• News

  • Sains

BMKG Bangun Stasiun Geomagnet Amati Medan Magnet Bumi

BMKG bangun stasiun Geomagnet amati medan magnet Bumi.
Sains
BMKG bangun stasiun Geomagnet amati medan magnet Bumi.

MATARAM, NNC - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika ( BMKG) membangun stasiun geomagnet untuk pengamatan medan magnet bumi di Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat.

Kepala Stasiun Geofisika Mataram Agus Riyanto, mengatakan pihaknya sudah membangun di lahan milik Pondok Pesantren Nurul Bayan, di Kecamatan Bayan. Data medan magnet bumi dapat dimanfaatkan untuk frekursor gempa bumi. Prekursor gempa tersebut bermanfaat untuk riset.

Pemilihan Kabupaten Lombok Utara sebagai lokasi penempatan stasiun geomagnet didasarkan pada potensi gempa disertai tsunami yang relatif sangat tinggi di daerah otonom termuda di NTB itu.

"Jadi stasiun geomagnet yang dibangun pada 2017 itu bisa memberikan informasi awal kalau ada gempa bumi," ujar Agus, Senin (29/1/2018).

Pondok Pesantren Nurul Bayan, kata Agus, dijadikan sebagai lokasi dengan pertimbangan keamanan dan ada pihak yang menjaga stasiun dari gangguan manusia dan hewan. Fisik bangunan dibuat semi permanen dari kayu atau tidak ditembok menggunakan bata dan bahan besi yang mengandung medan magnet karena bisa mengganggu sistem kerja alat ketika terjadi gempa.

"Aktivitas manusia juga harus jauh dari stasiun tersebut, apalagi aktivitasnya menggunakan bahan dari besi, bisa terganggu sistem kerja alat," jelas Agus.

Stasiun geomagnet tersebut, kata Agus, rencananya akan diresmikan pada April 2018. Momen tersebut bertepatan dengan Konferensi Internasional Geomagnet yang akan diikuti oleh para ahli planet bumi dari berbagai negara.

"Para ahli geofisika dari berbagai negara, seperti Jepang dan Amerika Serikat akan berkumpul di Pulau Lombok, untuk mengikuti konferensi dan membahas masalah kegempaan," tandas Agus.

Editor : Sulha Handayani