• News

  • Sains

James Webb Space Telescope Akan Diluncurkan pada 2020

James Webb Space Telescope (JWST, salah satu observatorium yang paling ditunggu-tunggu di antara para astronom.
Astronomy
James Webb Space Telescope (JWST, salah satu observatorium yang paling ditunggu-tunggu di antara para astronom.

JAKARTA, NNC - James Webb Space Telescope (JWST) adalah salah satu observatorium yang paling ditunggu-tunggu di antara para astronom. Teleskop ruang inframerah ini akan merevolusi kemampuan para ilmuwan untuk mendeteksi dan mengkarakterisasi eksoplanet, mempelajari alam semesta yang sangat awal, dan mengintip jauh ke dalam awan berdebu di mana bintang-bintang dilahirkan.

Tetapi kita harus menunggu sedikit lebih lama, pasalnya peluncuran observatorium yang sebelmnya dijadwalkan pada 2019, kini telah direvisi lagi. Berdasarkan kebutuhan akan pengujian dan evaluasi tambahan, teleskop ini disepakati akan diluncurkan pada Mei 2020.

Peluncuran proyek ini akan menjadi pencapaian luar biasa, tetapi bukan tanpa tantangan. Setiap bagian dari observatorium harus menjalani pengujian yang ketat, sering kali secara terpisah dan sekaligus terintegrasi ke dalam keseluruhan, sebelum dapat dianggap cocok untuk diluncurkan dan hal tersebut adalah alasan utama untuk penundaan tambahan.

"Semua perangkat keras penerbangan observatorium sekarang lengkap. Bagaimanapun, masalah yang dibawa ke cahaya dengan elemen pesawat ruang angkasa, mendorong kita untuk mengambil langkah-langkah yang fokus. Ini semua dilakukan untuk penyelesaian observatorium yang ambisius dan kompleks ini,” kata Administrator NASA Robert Lightfoot, dilansir dari laman Astronomy, Selasa (3/4/2018).

Pengujian sangat penting untuk observatorium apa pun, tetapi ini mungkin lebih dari proyek sebelumnya. Tidak seperti Teleskop Luar Angkasa Hubble, yang ditempatkan di orbit Bumi, JWST akan berbagi orbit Bumi mengelilingi Matahari dari titik yang disebut L2.

Posisi L2 yakni sekitar 1,5 juta kilometer jauhnya, akan membantu menjaga teleskop tetap dingin, yang sangat penting dalam astronomi inframerah. Sebagai perbandingan, Hubble adalah teleskop optik, sehingga tidak menghadapi persyaratan ini.

JWST juga akan miliki kaca depan yang besar dan cermin utama akan dilipat. Desain akhirnya, cermin utama akan berkuran 6,5 ​​meter, sedangkan Hubble hanya 2 meter dan JWST akan melalui pengujian komponen teleskop yang vital.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Lince Eppang