• News

  • Sains

Roket Ini Diklaim Mampu Keliling Bumi Dalam Waktu 60 Menit

Presiden dan COO SpaceX, Gwynne Shotwell
Dailymail
Presiden dan COO SpaceX, Gwynne Shotwell

JAKARTA, NNC - Presiden dan COO SpaceX, Gwynne Shotwell mengklaim roket yang memungkinkan orang melakukan perjalanan ke mana saja di dunia dalam waktu 60 menit akan menjadi kenyataan dalam satu dekade mendatang.

Shotwell juga menggambarkan Mars sebagai planet dan langkah pertama untuk menjelajahi sistem tata surya yang lebih jauh dengan roket yang akan diluncurkan.

Pendiri SpaceX Elon Musk tahun lalu juga mengumumkan tambahan terbaru ke perusahaannya, SpaceX's arsenal - Big F *** ing Rocket (BFR), yang katanya dapat merevolusi transportasi di Bumi dan juga di ruang angkasa.

Roket itu akan lepas landas dan mendarat secara vertikal, seperti roket luar angkasa, dan untuk perjalanan Bumi, akan lepas landas dari pelampung apung yang tertambat di luar kota-kota besar.

Roket akan terbang ke sebagian besar rute meliputi New York ke Tokyo dalam waktu sekitar 30 menit, dan di mana saja dalam waktu kurang dari satu jam, dan Musk mengatakan biaya per kursi harus hampir sama dengan tarif kelas ekonomi pesawat terbang.

Perjalanan dari Bangkok ke Dubai akan memakan waktu 27 menit, dan dari Tokyo ke Delhi dalam 30 menit, menurut perhitungannya.

Bahkan bisa membawa orang-orang dalam perjalanan cepat di sekitar Bumi, dengan penerbangan dari London ke Dubai memakan waktu 29 menit, sementara penumpang akan menghabiskan hanya setengah jam di udara dengan penerbangan dari London ke New York.

“Teknologi ini akan siap dan operasional dalam satu dekade, pasti. Saya pribadi berinvestasi dalam proyek ini," kata Shotwell, dilansir dari laman Daily Mail, Jumat (13/4/2018).

Roket itu akan lebih besar dari yang lain, dan akan membawa satelit ke orbit, awak dan kargo ke Stasiun Luar Angkasa Internasional dan bahkan memimpin misi berawak ke bulan.

Mencapai kecepatan 18.000 mil per jam (29.000 km/jam), BFR dapat membawa antara 80 dan 200 orang per perjalanan dengan penerbangan ke Mars, dengan perjalanan berawak roket pertama yang direncanakan untuk 2024.

Shotwell juga mengatakan SpaceX akan membawa manusia ke Mars dalam satu dekade mendatang.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Nazaruli