• News

  • Sains

Ukurannya Lebih Besar dari Jupiter, Ilmuwan Ungkap Temuan Planet Terpanas 

Ilustrasi planet  KELT-9b dan planet Jupiter (kanan).
Hipertextual
Ilustrasi planet KELT-9b dan planet Jupiter (kanan).

JAKARTA, NNC - Ilmuwan mengungkap keberadaan sebuah planet panas yang mereka temukan. Diketahui suhu permukaan di planet terpanas yang pernah ditemukan itu mencapai 4.327°C.

Planet ekstrasurya yang mendidih mengalami suhu tinggi seperti itu akibat uap besi dan titanium yang ditemukan berada di atmosfer, yakni sesuatu yang biasanya hanya diamati pada bintang.

Dikenal sebagai KELT-9b, benda langit ini miliki ukuran tiga kali lebih besar dari Jupiter. Planet diketahui hanya setengah padat, yang memungkinkan uap logam berat terbentuk.

Para peneliti mempublikasikan temuan mereka di jurnal Nature dan menggambarkan laboratorium unik untuk menganalisis bagaimana atmosfer dapat berevolusi di bawah radiasi bintang yang kuat.

Suhu pada KELT-9b mencapai keadaan ekstrem, sehingga planet menjadi lebih panas daripada beberapa bintang. Panas yang luar biasa adalah karena bintangnya, KELT, bersuhu sekitar 10.000°C dan planet besar yang 30 kali lebih dekat dengan bintangnya.

Karena kedekatan ini, planet ekstrasurya melingkari bintangnya dalam 36 jam dan lebih panas dari beberapa bintang.

Tim astronom dari Universitas Bern dan Universitas Jenewa mengamati planet ini ketika bergerak di depan bintang putihnya yang panas.

Menggunakan spektrograf HARPS-Utara di La Palma, di pulau Baleaeric Mallorca, para peneliti mempelajari dengan sangat rinci, meskipun terjadi 650 tahun cahaya dari Bumi di konstelasi Cygnus (Angsa).

Dengan mengambil bacaan yang sangat tepat dari cahaya yang dipancarkan sebelum dan selama bagian planet, tim mampu mengidentifikasi komponen atmosfer KELT-9b dari tanda-tanda kimia yang dihasilkan.

"Kita seperti mengikuti peta harta karun. 'Ketika kami menggali lebih dalam ke data, kami menemukan lebih banyak lagi hal baru,” kata seorang peneliti di Universitas Jenewa dan Bern dan penulis utama studi ini, Jens Hoeijmakers, dilansir dari laman Daily Mail, Sabtu (18/8/2018).

Dalam exoplanet raksasa yang lebih dingin, spesies atom ini dianggap tersembunyi di dalam oksida gas atau dalam bentuk partikel debu, sehingga sulit untuk dideteksi.

Meskipun para ilmuwan sekarang tahu beberapa bahan kunci dalam atmosfer KELT-9b, mereka masih memiliki sedikit gagasan tentang bagaimana atmosfer di planet yang panas ini terbentuk dan seperti apa bentuknya.

 

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Nazaruli