• News

  • Sains

Astronom Identifikasi Hampir 2 Ribu Bintang yang Layak Huni

Astronom identifikasi hampir 2 ribu bintang yang layak huni.
Tabynauka
Astronom identifikasi hampir 2 ribu bintang yang layak huni.

NEW YORK, NETRALNEWS.COM - Sebuah tim astronom telah mengidentifikasi hampir 2.000 bintang yang akan dipelajari untuk planet ekstrasurya yang layak huni. Para astronom berasal dari universitas Cornell, Lehigh dan Vanderbilt, telah mempersempit pencarian mereka dari 250.000 bintang besar sebelumnya.

Pencarian akan menggunakan Satelit Transit Exoplanet Survey NASA (TESS), yang mampu memindai 85 persen dari seluruh langit. Instrumen di atas satelit cukup sensitif untuk melihat planet seukuran Bumi yang mungkin mengorbit sekitar 1.823 bintang yang teridentifikasi.

"Ambisi kami adalah untuk tidak hanya mendeteksi ratusan dunia mirip Bumi di tata surya lain, tetapi juga untuk menemukannya di sekitar tata surya terdekat kami, "kata Profesor Fisika dan Astronomi Stevenson Keivan Stassun dalam sebuah pernyataan, dilansir dari laman Daily Mail, Rabu (27/3/2019).

Di antara faktor-faktor kunci untuk pencarian NASA untuk planet ekstrasurya yang dapat dihuni adalah kedekatannya dengan bintang yang mengorbit serta jenis bintang.

Dalam sebuah pernyataan, para peneliti mengatakan bahwa mereka akan mengamati cahaya, suhu dan ukuran planet. Jika TESS mengidentifikasi sebuah planet dengan atmosfer yang mirip dengan Bumi, para peneliti mengatakan langkah selanjutnya mencari tahu apakah itu sudah mengandung kehidupan.

Mengidentifikasi kehidupan untuk beberapa planet yang lebih jauh dan lebih dingin dianggap berada di luar apa yang dikenal sebagai 'zona layak huni' kemungkinan akan membutuhkan penelitian ke permukaan planet secara langsung.

"Kami belum akan tahu apakah ada sesuatu, atau siapa pun, di sana ada yang biaa bernapas. Namun, ini adalah waktu yang luar biasa dalam sejarah manusia dan lompatan besar untuk pemahaman kita tentang tempat kita di alam semesta," kata Stassun.

Tahun lalu, TESS diluncurkan pada misi dua tahun di mana ia akan memetakan 26 segmen langit. Pada tahun pertama operasinya, ia memetakan 13 sektor yang membentuk langit selatan dan tahun ini, ia akan segera menjelajahi sektor utara.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sulha Handayani