• News

  • Sains

NASA Peringatkan Asteroid Besar Bisa Tabrak Bumi di Masa Mendatang

Administrator NASA Jim Bridenstine
Independent
Administrator NASA Jim Bridenstine

WASHINGTON, NETRALNEWS.COM - Kepala NASA memperingatkan asteroid besar bisa menabrak Bumi di masa hidup kita. NASA juga menyerukan studi global tentang ancaman asteroid terhadap planet Bumi.

Administrator NASA Jim Bridenstine percaya, prospek asteroid pembunuh bertabrakan dengan Bumi bukanlah sesuatu yang diperuntukkan bagi film-film fiksi ilmiah. Bridenstine menilai AS harus memperkuat pertahanannya terhadap peristiwa meteor. Pernyataan itu disampaikan dalam Konferensi Pertahanan Planetary 2019 di Washington, D.C, Senin (29/4/2019) lalu.

Usulan ini datang ketika NASA, Badan Manajemen Darurat Federal dan pihak-pihak lain akan melakukan latihan pertahanan di konferensi yang mensimulasikan bagaimana jadinya jika asteroid menuju Bumi.

“Kami harus memastikan bahwa orang-orang mengerti bahwa ini bukan tentang Hollywood, ini bukan tentang film. Ini tentang akhirnya melindungi satu-satunya planet yang kita tahu, saat ini, untuk menampung kehidupan dan itu adalah planet Bumi,” kata Bridenstine pada konferensi tersebut, dilansir dari laman Daily Mail, Rabu (1/5/2019).

Dia mencontohkan kasus di Chelyabinsk sebagai bukti meningkatnya keseriusan dan potensi untuk peristiwa ini. Meteor, yang berkobar melintasi pegunungan Ural selatan pada Februari 2013, adalah kasus jatuhnya meteor terbesar yang tercatat dalam lebih dari satu abad, setelah peristiwa Tunguska tahun 1908.

Pada kasus tersebut, lebih dari 1.600 orang terluka oleh gelombang kejut dari ledakan, diperkirakan sekuat 20 bom atom Hiroshima. Sementara peristiwa semacam itu diperkirakan terjadi sekali setiap 60 tahun, Bridenstine mengatakan mereka telah terjadi tiga kali dalam 100 tahun terakhir.

Bridenstine mengatakan pertahanan planet sama pentingnya dengan tujuan NASA lainnya, seperti mendaratkan manusia di bulan. Dia menambahkan bahwa NASA sedang bekerja untuk mendeteksi dan melacak 90 persen asteroid terdekat yang berukuran 459 kaki atau lebih besar, yang dapat menyebabkan kerusakan fatal pada saat tabrakan.

Bagian dari upaya NASA untuk mempertahankan Bumi terhadap asteroid termasuk misi Double Asteroid Redirection Test (DART), yang dijadwalkan akan lepas landas pada Juni 2021 dan termasuk bantuan dari SpaceX milik Elon Musk.

Misi inovatif akan menjadi upaya pertama yang ditunjukkan untuk membelokkan asteroid dengan sengaja melalui kecepatan tinggi. Setelah diluncurkan dari pangkalan Angkatan Udara Vandenberg California di atas roket Falcon 9 pada 2021, pesawat DART diharapkan mencapai objek Didymos pada Oktober 2022, ketika jaraknya 6,8 juta mil (11m km) dari Bumi. DART akan menargetkan biner Didymos asteroid dekat Bumi, yang berukuran sekitar 2.600 kaki (800m).

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Tommy Satria Ismaya Cahya