• News

  • Sains

NASA Temukan Planet yang Mirip Bumi dan Bisa Dihuni

Ilustrasi Planet
NASA
Ilustrasi Planet

HEIDELBERG, NETRALNEWS.COM - Para ahli NASA menemukan planet mirip Bumi dan bisa dihuni. Teleskop pengintai planet NASA telah menemukan tiga planet lain, yang menurut para ilmuwan termasuk super-Bumi terdekat yang ditemukan oleh Transiting Exoplanet Survey Satelite (TESS) yang bisa dihuni. 

Planet ini, yang disebut GJ 357 d, mengorbit bintang sekitar 31 tahun cahaya di zona layak huni, sebuah area yang cukup jauh dari bintangnya, tidak terlalu panas, tetapi tidak juga terlalu dingin.

Di wilayah ini, ada kemungkinan air bisa ada dipermukaannya, meskipun penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui apakah atmosfer GJ 357 d padat dan cukup hangat untuk menampung air cair. 

"GJ 357 d terletak di tepi luar zona layak huni bintangnya, di mana ia menerima jumlah yang sama dari energi bintangnya seperti halnya Mars dari Matahari," kata Diana Kossakowski, dari Institut Max Planck untuk Astronomi di Heidelberg, dilansir dari laman Daily Mail, Jumat (2/8/2019).

Ditambahkan Lisa Kaltenegger, seorang profesor astronomi di Cornell University menyatakan bahwa planet ini memiliki atmosfer yang padat, akan dibutuhka  studi di masa depan untuk menentukannya.

"Ini mengasyikkan, karena ini adalah Bumi super terdekat pertama umat manusia yang dapat melindungi kehidupan, terbentang dengan bantuan dari Tess, misi kecil kami yang hebat dengan jangkauan yang sangat luas," katanya. 

Untuk diketahui TESS adalah teknologi NASA yang digunakan untuk menemukan exoplanet di luar tata surya kita. TESS memperhatikan bintang yang sedikit meredup dan ada sebuah petunjuk bahwa planet-planet beredar di sekitarnya. 

Adapun yang terdekat dari tiga planet, GJ 357 b, sekitar 22 persen lebih besar dari Bumi, mengorbit bintangnya 11 kali lebih dekat daripada Merkurius lakukan terhadap matahari.

"Kami menggambarkan GJ 357 b sebagai Bumi panas," kata Enric Palle, seorang astrofisika di Institute of Astrophysics of Canary Islands. 

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Nazaruli